Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Renungan: Dosa Dibalik Jilbab Gaul, Cara Berhijab Yang Jadi Trend

Renungan: Dosa Dibalik Jilbab "Gaul", Cara Berhijab Yang Jadi Trend - Jilbab sebuah hijab atau hanya aksesoris merupakan realita yang kita lihat disekitar kita . Banyak orang beranggapan sebuah jilbab adalah sebuah keharusan dan kewajiban , memang betul tapi caranya yang membedakan kesungguhan menggunakan jilbab.

Beberapa orang memandang Jilbab hanya sebagai aksesoris semata , dan tidak memaknai arti dari jilbab itu sendiri . Maka dari itu pada tulisan ini saya memaparkan 5 kasus yang seringkali kita lihat , semoga menjadi introspeksi bagi kaum wanita yang masih melakukan hal tersebut.

Kasus I : Memakai jilbab tapi anggota tubuh lain terbuka dan mengundang hawa nafsu
Seorang perempuan muda berjilbab mini tengah mengambil bolpoin yang jatuh di lantai. Secara mengejutkan, pakaian yang tak kalah mini dengan jilbabnya, terangkat ke atas hingga memperlihatkan bagian tubuhnya.

Na’udzubillahi min dzalik, jika contoh yang dilukiskan itu sudah menjadi gambaran dari muslimah-muslimah sekarang ini. Niatnya memang baik, menutup aurat yang sudah menjadi kewajiban bagi setiap muslimah. Hanya saja, seringkali aurat yang ditutup tidak sesuai dengan apa yang seharusnya dituntunkan oleh Islam.

Lihatlah, betapa banyak perempuan-perempuan yang mengaku beragama Islam, mengenakan jilbab, tetapi masih mempertontonkan bentuk lekuk tubuhnya [memakai celana jean's atau legging]. Salah bergerak sedikit, bagian tubuhnya bisa kelihatan. Mininya jilbab yang dikenakan seringkali malah membuat rambutnya yang panjang menjuntai keluar.

Kasus II : Penggunaan kerudung , harus disesuaikan dengan konteks berpakaian.
Ketika para ibu yang menghadiri walimahan mengenakan jilbab, namun lengan kebayanya masih transparan. Usai walimahan, biasanya mereka menanggalkan jilbab seolah-olah jilbab hanyalah sebagai asesoris untuk walimahan saja.

Kasus III : Jilbab hanya digunakan untuk gaya – gayaan saja.
Sama halnya dengan para siswi atau mahasiswi yang sekolah atau kuliah di sekolah atau universitas Islam yang mewajibkan untuk mengenakan jilbab, mau tidak mau mereka harus mengenakan jilbab ketika berada di lingkungan sekolah atau kampus. Di luar itu, mereka dengan mudahnya tanpa beban membiarkan rambutnya tidak tertutup oleh jilbab.

Bahkan, ada juga sebagian mengenakan jilbab hanya karena merasa lebih cantik jika berjilbab. Rambutnya yang kurang bagus untuk diperlihatkan, terpaksa harus ditutupi. Jilbab modis yang dikenakan bisa mengalihkan penampilannya, hingga ia terlihat lebih mempesona dengan berjilbab.

Kasus IV : Kerudung gaul ?! Ikut trend atau untuk hijab
Fenomena kerudung gaul atau jilbab cekek adalah fenomena yang sangat membingungkan bagi setiap muslim atau muslimah yang memahami ajaran Islam dengan benar. Ini mengingat, seorang perempuan atau wanita muslim yang mengenakan kerudung gaul, dalam benaknya dia ingin menutup aurat, namun juga ingin tampil pamer modis dan cantik.

Beberapa gelintir perempuan berkomentar, “Lho, masih mending memakai kerudung atau jilbab gaul, daripada tidak sama sekali?!” Yang lainnya menyatakan, “Ini kan masih belajar untuk menutup aurat.” Ya, kerudung gaul selalu dianggap lebih baik daripada tidak menutup aurat sama sekali. Atau juga dianggap sebagai sebuah proses belajar menutup aurat. Pernyataan-pernyataan tersebut sekilas tampak benar, namun sejatinya sungguh keliru. Karena seorang muslim diharuskan untuk menjalani setiap perintah syariat secara total atau kaffah.

Bagi para muslimah yang memahami benar ketentuan jilbab sesuai perintah teks Al-Qur‘an dan hadits, mengenakan kerudung gaul tak ubahnya melecehkan syariat Islam dan sebagai bentuk penyaluran selera pribadinya semata. “Maksudnya pengen mengenakan simbol islami, tapi juga nggak mau meninggalkan mode yang sedang booming saat ini".

Kasus V : Memakai jilbab dan pakaian Islami tidak menarik perhatian
Bahkan lucunya, kini semacam ada pandangan yang menyatakan bahwa perempuan yang memilih untuk berjilbab panjang dan mengenakan gamis rapih, maka mereka akan kehilangan respek dari kaum lelaki. Padahal, ditilik dari sudut pandang Islam, perempuan dewasa yang tidak menutup aurat, justru merekalah yang akan kehilangan respek dari setiap muslim dan muslimah, dan kehilangan respek dari Allah tentunya.

Padahal, jilbab yang dikehendaki syariat bermakna milhâfah, berarti baju kurung atau semacam abaya yang longgar dan tidak tipis, atau kain (kisaa‘) apa saja yang dapat menutupi, atau pakaian (tsaub) yang dapat menutupi seluruh bagian tubuh. Di dalam kamus Al-Muhith dinyatakan bahwa jilbab itu laksanasirdab (terowongan) atau sinmar (lorong), yakni baju atau pakaian yang longgar bagi wanita selain baju kurung atau kain apa saja yang dapat menutupi pakaian kesehariannya seperti halnya baju kurung.

Dalam kamus Ash-Shahhah, Al-Jauhari menyatakan, “Jilbab adalah kain panjang dan longgar (milhafah) yang sering disebutmula’ah (baju kurung)". Makna jilbab seperti inilah yang diinginkan Allah ketika berfirman, “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Al-Ahzab: 59)

Para ulama pakar tafsir pun sepakat, jilbab syar’i bermakna sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutup kepala, muka dan dada. Hal ini membuat seorang muslimah tampak elegan, santun, bermartabat, dan tentunya berkepribadian islami.

Kesimpulan dan Renungan
Apakah makna jilbab bagi para wanita muslimah sebatas hanya perhiasan semata ?! Amat sangat disayangkan jika jilbab hanya diartikan sebagai asesoris semata.

Pernahkah kita berpikir mengapa begitu banyak perempuan dan wanita muslim yang mengenakan ‘jilbab’, namun berpakaian sangat ‘provokatif,’ misalnya menampakkan lekuk-lekuk kemolekan tubuhnya? Fungsi jilbab yang semestinya diarahkan untuk menutupi aurat, seperti dada dan pinggul, justru malah diabaikan.

Sejatinya, penutup kepala seperti itu bukanlah jilbab dalam perspektif hijab yang disyariatkan Islam. Orang-orang lebih menyebutnya dengan “kerudung gaul”. Atau diistilahkan Milasari Astuti –dalam artikelnya di sebuah situs Islam— dengan istilah “jilbab cekek”, karena memang benar-benar hanya sebatasnyekek leher.

Maksudnya, seorang perempuan muslim mengenakan kerudung yang menutupi kepala dan rambutnya, namun berpakaian tipis, transparan, atau ketat sehingga menampakkan lekuk tubuhnya. Semisal, kepala dibalut kerudung atau jilbab, namun berbaju atau kaos ketat, bercelanajean atau legging yang full pressed body, dan lain sebagainya.

Ketika ditanya mengenai sabda Nabi: “Berpakaian tapi telanjang”, Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin menjawab, “Yakni wanita-wanita tersebut memakai pakaian, akan tetapi pakaian mereka tidak tertutup rapat (menutup seluruh tubuhnya atau auratnya).”

Ibnu ‘Abdil Barr mengatakan, “Makna kasiyatun ‘ariyatun(berpakaian namun telanjang) adalah para wanita yang memakai pakaian yang tipis yang menggambarkan bentuk tubuhnya, pakaian tersebut belum menutupi (anggota tubuh yang wajib ditutupi dengan sempurna). Mereka memang berpakaian, namun pada hakikatnya mereka telanjang.” (Lihat:Jilbab Al-Mar‘ah Muslimah, 125-126).

Hal senada juga dikatakan oleh Ibnul Jauzi yang berpendapat bahwa makna kasiyatun ‘ariyatun ada tiga makna. Pertama,wanita yang memakai pakaian tipis, sehingga nampak bagian dalam tubuhnya. Wanita seperti ini memang memakai jilbab, namun sebenarnya dia telanjang. Kedua, wanita yang membuka sebagian anggota tubuhnya (yang wajib ditutup). Wanita ini sebenarnya telanjang. Ketiga wanita yang mendapatkan nikmat Allah, namun kosong dari syukur kepada-Nya.

Pada intinya wanita berpakaian telanjang adalah wanita yang memakai pakaian tipis, sehingga nampak bagian dalam tubuhnya, atau memakai pakaian ketat, sehingga terlihat lekuk tubuhnya, dan wanita yang membuka sebagian aurat yang wajib dia tutup.

Semoga tulisan ini memberikan pencerahan bagi kaum wanita yang kini terjebak dengan hal – hal yang sebenarnya adalah esensi dari jilbab tersebut.




Inilah Beberapa Godaan-Godaan Menjelang Pernikahan

Mantan pacar kembali
Sakit hati karena diputus masih terasa. Apalagi jika ia cinta pertama. Godaan ini tentunya akan terasa berat. Rasa untuk kembali, rasa ingin memperbaiki dan menjadi yang terbaik, pasti ingin Anda lakukan. Tetapi ingatlah, bahwa dia orang yang telah menyakiti hati Anda, dan masa lalu tak pernah kembali. Ingatlah orang-orang yang sudah membuat Anda untuk bangkit.

Mendadak “laris”
Banyak pria tampan yang tiba-tiba mengajak jalan, atau tiba-tiba merasa klik dengan teman baru. Meski niatnya hanya sekadar mengenal atau menjallin hubungan sahabat, sebaiknya hindari. “Jangan main api jika tidak ingin terbakar.”

Kekurangan jadi terlihat
Menjelang detik-detik penrikahan, akan membuat Anda dan pasangan semakin dekat. Sisi negatif pun akan terlihat. Yakinkan diri Anda, apakah sisi negatifnya bisa diterima nantinya, atau justru akan membuat huru hara.

Menolak masa lalu
Tak ingin ada rahasia, kalian memutuskan untuk bercerita tentang kejadian di masa lalu. Ternyata keterbukaan dan kejujuran itu mendatangkan masalah. Apalagi jika masa lalunya kelam. Jika Anda memang serius, gunakanlah keikhlasan untuk menerima dia apa adanya, dan yakin kalau dia telah berubah. “Mantan penjahat itu lebih baik dari pada mantan orang baik.”

Keuangan terbatas
Mempersiapkan tabungan sebelum menikah itu sangat penting. Berembuklah bersama pasangan tentang tema, gedung atau katering yang akan digunakan. Hindarilah meminjam uang atau utang, karena berpotensi merusak kebahagiaan pascamenikah.

Waktu yang singkat
Persiapan pernikahan tidak seperti ujian akhir, yang bisa dikerjakan dengan SKS (Sistem Kebut Semalam). Catatlah semua kebutuhan dan tanggal deadline. Jangan pernah berpikir waktu yang Anda miliki masih panjang.

Tiba-tiba ragu
Pernikahan tinggal menghitung hari. Anda mendadak ragu, karena dihantui banyak pertanyaan. Misalnya, apakah ia calon ayah dari anak saya nantinya, apakah saya nantinya akan menghabiskan waktu dengan dia, dan apakah ini pernikahan yang saya impikan. Carilah semua jawaban itu dengan berbicara pada pasangan Anda. Jangan mencari jawaban sendiri, karena nantinya Anda akan hidup berdua.

Mendapatkan pekerjaan impian
Ketika Anda sibuk mempersiapkan pernikahan, datang tawaran pekerjaan baru yang sudah dinanti. Tetapi di pekerjaan baru ini, Anda tidak boleh terikat pernikahan. Tentunya ini menjadi pilihan sulit, karier, atau pernikahan?

Sering bertengkar
Menjelang hari H, Anda semakin sering bertengkar. Hal kecil mungkin bisa menjadi besar. Biasanya ini karena kecemasan dan kegugupan menjelang hari H. Kuncinya hanya satu yaitu kesabaran.

Orang tua tidak kompak
Biasanya ini dipicu sifat orangtua yang dominan. Keluarga pihak pria menginginkan A, tetapi pihak wanita tidak setuju, ia lebih menyukain B. Anda dan pasangan sebaiknya bersiap-siap untuk hal yang satu ini. Meski terlihat sepele, perbedaan persepsi antar orangtua berpotensi memicu perpecahan.





Bodoh Vs Pintar??? Terkadang 'Bodoh' Itu Diperlukan

Bodoh Vs Pintar??? Terkadang 'Bodoh' Itu Diperlukan - Sebuah Ukuran yang tepat mengenai bodoh dan pintar bagi setiap orang pasti berbeda- beda. Kali ini mari kita melihat pandangan Pak Bob Sadino mengenai Bodoh dan Pintar yang seseorang dari kacamata Entrepuener/wiraswasta.

1. Terlalu Banyak Ide
Orang pintar biasanya banyak ide, bahkan mungkin telalu banyak ide, sehingga tidak satupun yang menjadi kenyataan. Sedangkan orang bodoh mungkin hanya punya satu ide dan satu itulah yang menjadi pilihan usahanya.

2. Miskin Keberanian Untuk Memulai
Orang bodoh biasanya lebih berani dibanding orang pintar, kenapa? Karena orang bodoh sering tidak berpikir panjang atau banyak pertimbangan. Dia nothing to lose. Sebaliknya, orang pintar telalu banyak pertimbangan.

3. Telalu Pandai Menganalisis
Sebagian besar orang pintar sangat pintar menganalisis. Setiap satu ide bisnis, dianalisis dengan sangat lengkap, mulai dari modal, untung rugi sampai break event point. Orang bodoh tidak pandai menganalisis, sehingga lebih cepat memulai usaha.

4. Ingin Cepat Sukses
Orang pintar merasa mampu melakukan berbagai hal dengan kepintarannya termasuk mendapatkan hasil dengan cepat. Sebaliknya, orang bodoh merasa dia harus melalui jalan panjang dan berliku sebelum mendapatkan hasil.

5. Tidak Berani Mimpi Besar
Orang pintar berlogika sehingga bermimpi sesuatu yang secara logika bisa di capai. Orang bodoh tidak perduli dengan logika, yang penting dia bermimpi sesuatu, sangat besar, bahkan sesuatu yang tidak mungkin dicapai menurut orang lain.

6. Bisnis Butuh Pendidikan Tinggi
Orang pintar menganggap, untuk berbisnis perlu tingkat pendidikan tertentu. Orang bodoh berpikir, dia pun bisa berbisnis.

7. Berpikir Negatif Sebelum Memulai
Orang pintar yang hebat dalam analisis, sangat mungkin berpikir negatif tentang sebuah bisnis, karena informasi yang berhasil dikumpulkannya sangat banyak. Sedangkan orang bodoh tidak sempat berpikir negatif karena harus segera berbisnis.

8. Maunya Dikerjakan Sendiri
Orang pintar berpikir aku pasti bisa mengerjakan semuanya, sedangkan orang bodoh menganggap dirinya punya banyak keterbatasan, sehingga harus dibantu orang lain.

9. Miskin Pengetahuan Pemasaran dan Penjualan
Orang pintar menganggap sudah mengetahui banyak hal, tapi seringkali melupakan penjualan. Orang bodoh berpikir simpel, yang penting produknya terjual.

10. Tidak Fokus
Orang Pintar sering menganggap remeh kata Fokus. Buat dia, melakukan banyak hal lebih mengasyikkan. Sementara orang bodoh tidak punya kegiatan lain kecuali fokus pada bisnisnya.

11. Tidak Peduli Konsumen
Orang pintar sering terlalu pede dengan kehebatannya. Dia merasa semuanya sudah oke berkat kepintarannya sehingga mengabaikan suara konsumen. Orang bodoh? Dia tahu konsumen seringkali lebih pintar darinya.

12. Abaikan Kualitas
Orang bodoh kadang-kadang saja mengabaikan kualitas karena memang tidak tahu, maka tinggal diberitahu bahwa mengabaikan kualitas keliru. Sedangkan orang pintar sering mengabaikan kualitas, karena sok tahu.

13. Tidak Tahu Prioritas
Orang pintar sering sok tahu dengan mengerjakan dan memutuskan banyak hal dalam waktu sekaligus, sehingga prioritas terabaikan. Orang bodoh? Yang paling mengancam bisnisnyalah yang akan dijadikan pioritas.

14. Kurang Kerja Keras dan Kerja Cerdas
Banyak orang bodoh yang hanya mengandalkan semangat dan kerja keras plus sedikit kerja cerdas, menjadikannya sukses dalam berbisnis. Dilain sisi kebanyakan orang pintar malas untuk berkerja keras dan sok cerdas.

15. Mudah Menyerah
Orang pintar merasa gengsi ketika gagal di satu bidang sehingga langsung beralih ke bidang lain, ketika menghadapi hambatan. Orang bodoh seringkali tidak punya pilihan kecuali mengalahkan hambatan tersebut.

16. Melupakan Keluarga
Jadikanlah keluarga sebagai motivator dan supporter pada saat baru memulai menjalankan bisnis maupun ketika bisnis semakin menguras waktu dan tenaga.




Inilah Pahala Yang Hanya Bisa Diraih Oleh Wanita [Cewek Islam WAJIB Tau]

Inilah Pahala Yang Hanya Bisa Diraih Oleh Wanita [Cewek Islam WAJIB Tau] - Kebetulan ane abis baca buku tentang wanita penghuni surga, dan ane kira ini sangat menginspirasi buat para sista atau aganwati. Maka dari itu ane share disini.

Ada dua sisi yang melekat pada diri wanita. Kemuliaan dan kehormatan yang dianugerahkan oleh Allah kepada mereka, bila diterapkan secara konsekuen oleh kaum wanita, akan semakin membuat mereka dihormati oleh kaum Adam.

Berikut ini simaklah beberapa kemuliaan kaum wanita yang diberikan Allah.

Pertama
Seorang wanita yang saleh lebih baik daripada 70 orang wali atau pria saleh, tetapi seorang wanita yang bobrok akhlaknya lebih buruk daripada seribu pria yang buruk akhlaknya.

Kedua
Seorang istri yang pandai menghibur suaminya yang sedang dalam keadaan gelisah, ia akan mendapatkan pahala separuh dari pahala jihad.

Ketiga
Seorang wanita yang sedang hamil, lalu dia menjalankan shalat 2 rakaat maka kebaikan yang diterimanya lebih baik daripada 80 rakaat shalat wanita yang tidak hamil.

Keempat
Seorang wanita yang meninggal dunia dalam rentang waktu 40 hari setelah melahirkan anak, maka ia akan mendapat pahala seperti halnya seorang laki-laki gugur syahid.

Kelima
Jika seorang anak menangis pada malam hari dan ibunya tidak memarahinya, bahkan membujuknya, ibu itu akan mendapat pahala ibadah.

Keenam
Jika pada malam hari seorang wanita tidak dapat tidur karena mengurus anaknya yang sakit, Allah akan memberinya ganjaran sepadan dengan usaha memerdekakan 20 orang budak.

Ketujuh
Seorang wanita yang bangun pada malam hari untuk menyusui anaknya, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya dan ia akan diberi pahala seperti pahala orang yang mengerjakan ibadah selama 12 tahun.

Kedelapan
Apabila seorang wanita menyapu rumahnya sambil berdzikir, Allah akan memberikan kepadanya pahala seperti menyapu halaman di sekitar Ka’bah.

Kesembilan
Seorang istri yang memotivasi suaminya untuk berjuang di jalan Allah, dan ia ikhlas untuk menanggung barangkali penderitaan karena ditinggal suaminya, maka Allah akan memasukkannya ke surga 500 tahun lebih awal sebelum suaminya, dan wanita itu menanti di pintu surga.

Kesepuluh
Seorang wanita yang memerah susu sapi dan diawali dengan kalimat “Bismillahirrahmanirrahim”, maka Allah akan memberikan keberkahan rezeki bagi penduduk rumah tersebut.

Kesebelas
Seorang istri yang mengerjakan shalat, berpuasa di bulan Ramadhan, dan menjaga amanah suaminya, maka Allah akan memasukkannya ke surga dari pintu mana saja yang ia sukai.

Keduabelas
Ketika nanti di surga, semua penghuni surga akan menemui Allah dengan frekuensi tergantung dari kuantitas dan kualitas amalnya di dunia. Tapi, bagi seorang wanita yang memelihara dirinya dari pandangan laki-laki yang bukan mahramnya, Allah sendiri yang akan menemuinya. Namun jika wanita itu memandang pria yang bukan mahramnya dengan pandangan yang mengundang syahwat, Allah akan mengutuk wanita itu.

Renungan: Betapa Berharganya Menjadi Seorang Muslimah

Renungan: Betapa Berharganya Menjadi Seorang Muslimah - Kaum feminis bilang susah jadi wanita, lihat saja peraturan dibawah ini:
  • Wanita auratnya lebih susah dijaga (lebih banyak) dibanding lelaki.
  • Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
  • Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang berbanding lelaki.
  • Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki.
  • Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.
  • Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada isterinya.
  • Talak terletak di tangan suami dan bukan isteri.
  • Wanita kurang dalam beribadat karena adanya masalah haid dan nifas yang tak ada pada lelaki.
Itu sebabnya mereka tidak henti-hentinya berpromosi untuk “MEMERDEKAKAN WANITA”.
Pernahkah Kita lihat sebaliknya (kenyataannya)?

1. Benda yang mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan ditempat yang teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiar terserak bukan? Itulah bandingannya dengan seorang wanita.

2. Wanita hanya perlu taat kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada bapaknya?

3. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi tahukah harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, sementara apabila lelaki menerima warisan, ia perlu/ wajib juga menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anak.

4. Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi tahukah bahwa setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini, dan tahukah jika ia mati karena melahirkan adalah syahid dan surga menantinya.

5. Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap empat wanita, yaitu: (isterinya, ibunya, anak perempuannya & saudara perempuannya). Artinya, bagi seorang wanita tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh empat orang lelaki, yaitu: (suaminya, ayahnya, anak lelakinya & saudara lelakinya).

6. Seorang wanita boleh memasuki pintu syurga melalui pintu surga yang mana saja yang disukainya, cukup dengan 4 syarat saja, yaitu: sembahyang 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat kepada suaminya & menjaga kehormatannya.

7. Seorang lelaki wajib berjihad fisabilillah, sementara bagi wanita jika taat akan suaminya, serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH, maka ia akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.

Masya ALLAH ! Demikian sayangnya ALLAH pada wanita Ingat firman Nya, bahwa mereka tidak akan berhenti melakukan segala upaya, sampai kita ikut/ tunduk kepada cara-cara/ peraturan buatan mereka. (emansipasi ala Western)

Yakinlah, bahwa sebagai Dzat yang Maha Pencipta, yang menciptakan kita, maka sudah pasti Ia yang Maha Tahu akan manusia, sehingga segala hukumnya/ peraturannya, adalah YANG TERBAIK bagi manusia dibandingkan dengan segala peraturan/ hukum buatan manusia.

Jagalah isterimu karena dia perhiasan, pakaian dan ladangmu, sebagaimana Rasulullah pernah mengajarkan agar kita (kaum lelaki) berbuat baik selalu (gently) terhadap isterimu.

Adalah sabda Rasulullah bahwa ketika kita memiliki dua atau lebih anak perempuan, mampu menjaga &mengantarkannya menjadi muslimah yang baik, maka surga adalah jaminannya. (untuk anak laki-laki berlaku kaidah yang berbeda).

Berbahagialah wahai para muslimah. Jangan risau hanya untuk apresiasi absurd dan semu di dunia ini. Tunaikan dan tegakkan kewajiban agamamu, niscaya surga menantimu.

Dedikasi Untuk Wanita, Seorang Istri dan Seorang Ibu

Dedikasi Untuk Wanita, Seorang Istri dan Seorang Ibu - Sebagian besar dari kita akan selalu ingat seseorang yang menjadi sebab kita ada di dunia ini, lantaran beliau-lah kita kemudian menikmati kehidupan, dengan Kuasa-Nya.

Mengingat ibu itu tidak terbatas waktu dan hari-hari tertentu, akan tetapi bisa saja setiap saat kita mengingat beliau, kebaikannya, jasa-jasanya, nasihatnya, dan setiap hal dari beliau yang mungkin saja kita bisa menangis sendirian jika teringat tentang ibu.

Dan Ilustrasi berikut ini adalah menggambarkan tentang sosok wanita dalam menapaki kehidupannya sebagai seorang IBU

Akan selalu kuingat Ibu...
- Mulai dari beliau mengandung kita selama 9 bulan atau lebih dengan penuh kesabaran meskipun lelah, bahkan terkadang sakit karena tendangan kaki kita.

- Kemudian saat kita masih bayi yang lemah, beliaulah yang selalu menjaga, menggendong, membelai dan menemani setiap waktu, bahkan sampai beliau lupa makan karena tak tega meninggalkanmu.

- Beliau pun akan segera memeluk dan menggendongmu karena pengaduanmu setelah kalah dalam permainan bersama temanmu atau karena beliau mendiamkanmu dari permintaanmu yang tidak dapat beliau penuhi.

- Beliau masih saja mau menggendongmu, saat kamu sudah bukan anak kecil lagi dan terasa berat timbanganmu, beliau ingin kamu menjadi anak yang tegar, walaupun kadang sesuatu hal bisa mengecewakanmu.

- Saat kamu sudah menjelang dewasa, kamu kembali menangis di pelukan ibumu, dan kamu mengadu, "Ibu, sekarang aku sudah besar..."

- Di saat yang lain, kamu kembali memeluk ibumu, dan berkata "Esok hari adalah hari pernikahanku, maafkan saya ibu, tidak sepenuhnya aku bisa menemani ibu.."

- Di hari yang lain, ibu sudah tidak tegap lagi berdiri sehingga harus dibantu sekedar untuk melangkahkan kakinya.

- Ibu semakin lemah sehingga kamulah yang harus menemani ibu setiap saat, memapahnya, mengambilkan makannya dan minumnya, menyuapi makannya dan mengusap kakinya yang kotor.

- Kesehatan ibu sudah tidak memungkinkan untuk berjalan, sehingga ibu harus digendong jika ingin ke kamar mandi, ke ruang keluarga atau menemui anak-anak dan cucu-cucunya. Ibu harus ditunggui setiap saat karena ibu tidak bisa ditinggal sendirian.

- Dan pada saatnya, ibu akan meninggalkan kamu semua selamanya, bahkan ketika kamu ingat dan melihat baju yang perrnah dipakai ibu ketika masih ada, kamu pun seakan ingin kembali menggendongnya.
Ibu, engkau orang yang paling mengerti keadaanku, ibu yang tidak pernah memaksaku dalam setiap tindakanku, ibu yang memberiku kebebasan dalam belajar, ibu yang selalu mengingatkanku dari segala perbuatan yang dilarang oleh agama maupun oleh adat setempat.

Ibu... jika sempat dan Allah memberikan umur panjang kepadaku, ingin sekali aku menemani ibu di usia ibu yang semakin menyebabkan lemahnya ibu dalam beraktivitas.

Dan.. tidak akan mungkin semua kebaikan mama akan dapat terbalas, dan doa untuk ibu, semoga Allah mengampuni segala kesalahanku dan kesalahan kedua orang tuaku, dan semoga kasih sayang Allah senantiasa terlimpah kepada mereka sebagaimana mereka menyayangiku di waktu kecil, aamiin...

Kemudian, jika Agan sebagai laki-laki yang memiliki istri, sedangkan agan bekerja di luar rumah dan istri agan tetap di rumah bersama anak-anak agan, jangan remehkan pekerjaan istri agan

"Karena Isteri TIDAK BEKERJA..???"

Seorang suami mengeluh karena merasa capek... capek dan capek.. dan ingin agar isterinya membantu mencari nafkah sebab selama ini menurutnya merasa isterinya "Tidak Bekerja"

Berikut tanya jawab antara seorang Klien/Suami (K) dan Terapis (T)..
T : Apakah pekerjaan Anda?
K : Saya bekerja sebagai Akuntan di sebuah Bank.

T : Isteri Bapak ?
K : Dia tidak bekerja. Hanya ibu rumah tangga saja.

T : Tiap-tiap pagi siapa yang menyediakan sarapan?
K : Isteri saya yang menyediakan sebab dia tidak bekerja.

T : Jam berapa isteri bangun untuk sediakan sarapan ??
K : Jam 5 pagi dia bangun karena sebelum membuat sarapan dia beres-beres rumah dulu..

T : Anak-anak Bapak ke sekolah bagaimana??
K : Isteri saya yang mengantar sebab dia tidak bekerja.

T : Selepas mengantar anak-anak, apa yang selanjutnya isteri Bapak lakukan ?
K : Pergi ke pasar, kemudian kembali ke rumah untuk memasak dan membereskan jemuran. Isteri kan tak bekerja.

T : Petang hari selepas Bapak pulang ke rumah, apa yang Bapak lakukan?
K : Beristirahat, karena seharian saya capek bekerja.

T : Lalu apa yang istri bapak lakukan ?
J : Sediakan makanan, melayani anak, menyiapkan makan untuk saya dan membereskan sisa-sisa makanan dan bersih-bersih lalu lanjut menidurkan anak-anak.

Berdasarkan cerita di atas, anda rasa siapa yang lebih banyak bekerja???

Rutinitas seharian istri anda dimulai dari sebelum pagi sehingga lewat malam, itu juga dikatakan TIDAK BEKERJA??!!
Ibu Rumah Tangga memang tidak memerlukan segulung ijazah, pangkat atau jabatan yang besar, tetapi peranan IBU RUMAH TANGGA sangatlah penting!

Hargailah seorang isteri. Karena bagaimanapun pengorbanannya tidak terkira. Ini merupakan renungan untuk kita semua untuk senantiasa saling memahami dan menghargai peran masing-masing. Karena adanya rasa "SALING MENGHARGAI" maka semua akan bahagia.

Sekali lagi, ini adalah tentang pengorbanan seorang IBU.

Kenapa Sekarang Ijazah Sarjana Seperti Bungkus Kacang??

Kenapa Sekarang Ijazah Sarjana Seperti Bungkus Kacang?? - Sudah bukan rahasia ketika seorang sarjana curhat kesulitan cari pekerjaan. Di era yang semakin menggila ini, menjadi sarjana atau IPK tinggi saja tidak cukup untuk menjamin kesejahteraan generasi muda. Meski tidak cukup menjadi penopang dagu ketika melamar pekerjaan, namun bukan berarti gelar sarjana tidak penting.

Ini pendapat Surya Husandy Parnata, seorang sarjana ekonomi yang kini sukses dengan berwiraswasta di situs belanja Viandsun Shop, mengenai makna gelar sarjana dan kesuksesan yang diraihnya.
"Kuliah dan gelar itu layaknya saham orang tua yang begitu besar buat anak. Ketika gagal kuliah lulus, maka saham orang tua yang ditanamkan akan dengan mudahnya sirna, seperti main judi dan harus mengalah".

"Gelar bukan segalanya menuju kesuksesan. Gelar & IPK yang tinggi hanya akan menjerumuskan orang untuk pengen dan bekerja sama perusahaan besar yang belum tentu ownernya sepintar mereka. Betapa bodohnya ya kalau liat keadaan ini. Para sarjana dengan IPK tinggi kerja kepada orang lulusan SD atau SMA (mungkin) yang di mana mungkin saat merintis hanya dengan sistem sederhana jual beli saja, tapi seiring perkembangan perusahaan baru dibuat sistem yang lebih komplek dan dibutuhkan orang2 bergelar sarjana".

"Jangan takut untuk memulai usaha. Risiko itu selalu ada. Kalau kita takut sama resikonya nggak akan pernah jadi pengusaha. Kalau pengen yang aman-aman saja, penghasilan pasti dan gitu-gitu aja silakan bekerja saja sama perusahaan yang mungkin dibangun oleh para pengusaha yang pendidikan rendah tapi berani ambil resiko action untuk memulai".

"Risiko dan kegagalan itu semua proses. Karena adanya hal itu, kita jadi dapat pengalaman. pengalaman inilah yang sangat amat berharga dan nilainya nggak bisa dibandingkan dengan materi kuliah. Kalian yang kuliah bayar mahal-mahal, nggak kepake itu semua, yang kepake pada akhirnya basic saja yaitu kurang, bagi, tambah, kurang, sisanya ngurusin perhitungan pajak, analisis dsb. Nah, gunakanlah orang-orang yang memang hidupnya mau untuk bekerja untuk orang lain karena IPKnya tinggi dan lulusan kampus kenamaan sejagad raya ini". | merdeka.com
Bagaimana pendapat Anda?


Kisah Renungan: Pengendara RX King Yang Baik Hati


Ilustrasi
Silent is Gold
Saia baru dapat memaknai kata-kata itu pada malam ini. Saat pulang dari kantor, saia terbiasa melewati flyover kalibata. Entah kenapa malam ini, otak saia menyuruh untuk melewati dibagian bawah flyover (jembatan).

Pertigaan stasiun KRL kalibata yang selalu macet akibat banyaknya angkutan umum yang 'ngetem' untuk mencari penumpang. Berhubung saia mengambil bagian kiri jalan, terjebak antara penumpang yang mau naik angkot dengan mobilnya dibagian kiri jalan.

Disela-sela penumpang, terlihat bapak-bapak yang sangat tua sekali. Bisa dibilang 'mbah atau eyang' jika diprediksi dari umurnya. Berjalan yang selangkah demi langkah, antara faktor usia dan tidak memiliki tenaga untuk berjalan cepat.

Sambil membawa tas selempang yang berada di samping kanan, dia menjajakan permen jahe kepada para penumpang yang sudah di dalam angkot dan yang akan masuk ke dalamnya. Sayangnya para penumpang terlalu sbuk dengan urusannya masing-masing, sehingga tak sempat menawar atau membeli dagangan bapak-bapak tua itu.

Tiba-tiba dari samping kanan saia, motor RX King menyerobot masuk ke bagian depan kiri motor. Secara reflek, jempol kiri saia menekan klakson motor dengan nada panjang. Bermaksud memberitahu kalo saia merasa terganggu karena diserobot secara tiba-tiba.

Geram memang! Namun pengemudi motor itu memberikan semacam isyarat minta maaf kepada saia sambil menoleh ke belakang. Saia pun mengacungkan jempol karena pengemudi motor itu sudah memberikan 'respect'nya kepada sesama pengguna motor yang lainnya.

Tapi, ada hal yang membuat saia lebih respect lagi terhadap pengemudi itu. Sambil mengeluarkan dompetnya dan mengeluarkan duit selembar warna biru untuk membeli dagangan bapak-bapak tua itu. Setelah mengambil (jika tidak salah lihat) 2 bungkus permen jahe lalu memacu motornya tanpa meminta lagi kembaliannya.

Entah kebetulan atau tidak, jalanan yang mulai lancar itu memudahkan pengemudi motor semakin melesatkan motornya. Si bapak-bapak tua yang hendak memberikan kembalian, terlihat sangat terpaku dan terdiam tanpa kata-kata.

Dari raut mukanya, terlihat akan menangis atas kebaikkan pengemudi motor. Saia melihat wajah bapak itu dengan jelas karena posisi sudah berada tepat di depannya. Dan bisa ditebak, saia pun terpancing untuk membelinya juga.

Ah! Entahlah? Ada apa dengan saia saat itu. Namun yang saia dapat dari pengalaman ini, lebih baik cepat bertindak saat ingin menolong dengan ikhlas. Tidak perlu banyak bicara ini itu, karena perbuatan baik atau buruk sudah ada yang mencatatnya.

Kepada pengemudi RX King warna hitam, terima kasih!
Engkau sudah mengajarkanku akan arti kata 'Silent is Gold!'
Semoga kembalianmu nanti dibayarkan lunas di sorga, amin!
Jika tangan kananmu memberi, jangan sampai tangan kirimu mengetahuinya.


Surat Dari Seorang Ibu Untuk Anak Laki-lakinya Dalam Mencari Jodoh

Surat Dari Seorang Ibu Untuk Anak Laki-lakinya Dalam Mencari Jodoh - Setiap ibu selalu ingin yang terbaik untuk anak-anaknya, termasuk kepada anak laki-lakinya. Surat ini kami dapat dari kiriman email seorang sahabat. Walaupun isi surat ini ditujukan untuk laki-laki, Anda akan tersenyum atau bahkan terharu. Selamat membaca..
Rasanya ibu tidak percaya menulis surat ini untuk kalian. Seperti baru kemarin ibu menimang kalian dalam gendongan, dan sekarang kalian sudah dewasa. Membesarkan kalian adalah masa terindah dalam hidup ibu, sekalipun ibu harus melepas karir yang cukup menjanjikan saat itu. Ibu lebih bahagia dengan pilihan menjadi ibu rumah tangga dan melihat kalian tumbuh. Tidak ada penyesalan sama sekali dengan keputusan itu.

Tibalah waktunya ibu harus membicarakan hal yang penting, yaitu masalah memilih jodoh untuk kalian. Ibu tahu, selama ini banyak perempuan yang menyukai kalian, karena kalian memang pria-pria yang berkualitas.Kalian harus bangga telah dibesarkan dalam cinta, oleh orang tua yang hebat.

Tidak perlu panjang lebar, jika bicara soal memilih jodoh atau perempuan sebagai istri, contohlah ayah kalian.

Mengenai pilih-pilih perempuan, ibu sangat mengerti jika kalian bingung, ada banyak perempuan cantik, cerdas, punya karakter, inner beauty dan perempuan hebat lainnya. Yang manakah yang harus dipilih?

Ibu akan jawab dengan jujur, inner beauty memang penting, namun harus dibungkus dengan kecantikan luar yang juga baik. Sebagai seorang pria, kamu pasti ingin mengenalkan istrimu dengan bangga pada orang lain dan keluarga, sehingga inner beauty juga harus dibarengi penampilan luar yang juga baik. Jangan sampai kamu malu karena penampilan istrimu.

Mengenai status perempuan, dalam hal materi, dari dulu ibu tidak pernah membatasi kalian boleh berteman dengan siapa, yang penting dia baik dan sopan. Apapun status sosialnya, pastikan dia baik dan sopan.

Mungkin ibu sama seperti para ibu lain yang memiliki anak laki-laki, ibu akan sangat cerewet. Bukan berarti ibu ingin mengatur masa depan kalian, namun ibu ingin yang terbaik untuk kalian. Mungkin ibu tidak bisa objektif saat menilai perempuan yang akan kalian kenalkan, namun ibu berjanji untuk bersikap adil semampu ibu.

Dan jika boleh menilai, tidak akan ada perempuan lain yang cukup pantas untuk mendapatkan kalian. Mungkin ini berlebih, tapi setinggi itulah kebanggan seorang ibu pada anak laki-lakinya. Kalian juga akan merasakannya jika kelak memiliki seorang anak.

Satu hal penting, pilihlah istri dengan bijak. Ketika kamu menikahinya, kamu menikahinya untuk seumur hidup. Lalu seperti apa saat ayah kalian jatuh cinta dulu?

* Pilihlah perempuan yang memiliki pesona kuat dalam dirinya, dan itu tidak dibuat-buat. Dulu ibu berpikir bahwa ayah kalian tidak akan suka dengan ibu, karena banyak perempuan lemah lembut dan feminin lainnya. Nyatanya, ayah kalian jatuh cinta dengan ibu, karena ibu tidak takut memanjat pohon dan berkelahi saat masih muda dulu.

Ternyata yang dibutuhkan adalah chemistry, ketika kalian merasa nyaman dan jatuh cinta dengan perempuan yang menjadi dirinya sendiri. Tanyakan pada ayah kalian, ibu tidak pernah bosan mendengar ceritanya bagaimana dia jatuh cinta dengan ibu.

* Pilih perempuan yang bisa menertawakan dirinya sendiri dan bisa melihat sisi lucu dari segala sesuatu, bukan menertawakan orang lain. Pada akhirnya, cinta akan tumbuh menjadi sesuatu yang stabil. Saat tidak ada lagi getaran dan detak jantung berdebar ketika menatap matanya, perekat cinta yang paling awet adalah tertawa. Saling tertawa dan tidak terlalu kaku mengarungi bahtera rumah tangga. Kalian akan tetap merasakan cinta, kenyamanan dan menikmati serunya hidup bersama.

* Menikahlah dengan perempuan yang memiliki prinsip dalam hidupnya, dan bagaimana dia menghormati prinsip yang sudah dia buat. Kalian memang akan jadi pemimpin dan kepala keluarga, namun dia tidak harus setuju dengan semua pemikiran dan kemauan kalian. Untuk apa menikah dengan wanita yang selalu setuju dan hanya bisa mengatakan "Ya". When two partners always agree, one of them is not necessary.

* Pilihlah perempuan yang bijak menyikapi perbedaan, mau menghargai perbedaan selera dan dalam hal apapun secara adil. Dia harus mampu berkompromi. Menikahlah dengan wanita yang bicara jujur, ini untuk kebaikan kalian.

* Yang terakhir, mungkin bukan yang paling penting.. namun.. menikahlah dengan dengan perempuan yang menghormati kalian. Ibu akan sangat marah jika ada orang yang menyakiti kalian atau berbuat kasar pada kalian, terutama di depan umum. Jangan pernah membiarkan perempuan menyakiti kalian.

Kenapa ibu menulis poin terakhir dengan tegas? Karena ibu juga ingin kalian menghargai dan menghormati perempuan yang kalian cintai. Sama besarnya seperti rasa hormat kalian pada ibu. Ingatlah, cinta tanpa rasa hormat seperti mobil tanpa setir, tidak ada gunanya.

Surat ini sangat panjang dan terkesan cerewet, namun inilah bukti cinta ibu untuk kalian, anak-anak yang sangat ibu banggakan. Semoga kalian bisa mendapatkan perempuan terbaik, perempuan yang kalian cintai, perempuan yang mau hidup senang dan susah bersama, hingga hanya maut yang memisahkan.
Semoga isi surat ini menjadi pencerahan bagi Anda, terutama para wanita. Seperti inilah kriteria perempuan-perempuan yang diinginkan pria baik. Apakah Anda sudah siap dipilih oleh pria baik? Maka perbaikilah diri Anda terlebih dahulu.

Andakah wanita itu?

Sumber. Vemale.com


Renungan: Betapa Berharganya Menjadi Seorang Wanita Muslimah

Renungan: Betapa Berharganya Menjadi Seorang Wanita Muslimah

Kaum feminis bilang susah jadi wanita, lihat saja peraturan dibawah ini:
    * Wanita auratnya lebih susah dijaga (lebih banyak) dibanding lelaki.
    * Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
    * Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang berbanding lelaki.
    * Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki.
    * Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.
    * Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada isterinya.
    * Talak terletak di tangan suami dan bukan isteri.
    * Wanita kurang dalam beribadat karena adanya masalah haid dan nifas yang tak ada pada lelaki.

Itu sebabnya mereka tidak henti-hentinya berpromosi untuk “MEMERDEKAKAN WANITA”.

Pernahkah Kita lihat sebaliknya (kenyataannya)?

1. Benda yang mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan ditempat yang teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiar terserak bukan? Itulah bandingannya dengan seorang wanita.

2. Wanita hanya perlu taat kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada bapaknya?

3. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi tahukah harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, sementara apabila lelaki menerima warisan, ia perlu/ wajib juga menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anak.

4. Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi tahukah bahwa setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini, dan tahukah jika ia mati karena melahirkan adalah syahid dan surga menantinya.

5. Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap empat wanita, yaitu: (isterinya, ibunya, anak perempuannya & saudara perempuannya). Artinya, bagi seorang wanita tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh empat orang lelaki, yaitu: (suaminya, ayahnya, anak lelakinya & saudara lelakinya).

6. Seorang wanita boleh memasuki pintu syurga melalui pintu surga yang mana saja yang disukainya, cukup dengan 4 syarat saja, yaitu: sembahyang 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat kepada suaminya & menjaga kehormatannya.

7. Seorang lelaki wajib berjihad fisabilillah, sementara bagi wanita jika taat akan suaminya, serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH, maka ia akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.

Masya ALLAH ! Demikian sayangnya ALLAH pada wanita Ingat firman Nya, bahwa mereka tidak akan berhenti melakukan segala upaya, sampai kita ikut/ tunduk kepada cara-cara/ peraturan buatan mereka. (emansipasi ala Western)

Yakinlah, bahwa sebagai Dzat yang Maha Pencipta, yang menciptakan kita, maka sudah pasti Ia yang Maha Tahu akan manusia, sehingga segala hukumnya/ peraturannya, adalah YANG TERBAIK bagi manusia dibandingkan dengan segala peraturan/ hukum buatan manusia.

Jagalah isterimu karena dia perhiasan, pakaian dan ladangmu, sebagaimana Rasulullah pernah mengajarkan agar kita (kaum lelaki) berbuat baik selalu (gently) terhadap isterimu.

Adalah sabda Rasulullah bahwa ketika kita memiliki dua atau lebih anak perempuan, mampu menjaga &mengantarkannya menjadi muslimah yang baik, maka surga adalah jaminannya. (untuk anak laki-laki berlaku kaidah yang berbeda).

Berbahagialah wahai para muslimah. Jangan risau hanya untuk apresiasi absurd dan semu di dunia ini. Tunaikan dan tegakkan kewajiban agamamu, niscaya surga menantimu.


Copas. +Bodrex Caem 

Kisah Seorang Dosen UIN Booking 8 PSK Dalam Satu Kamar [Renungan]

Kisah Seorang Dosen UIN Booking 8 PSK Dalam Satu Kamar [Renungan] - Seorang Dosen UIN SGD Bandung masuk ke tempat pelacuran di daerah Bekasi dan mem-booking 8 PSK sekaligus, lalu diboyong ke satu kamar. Sekuriti berbadan besar oknum TNI menguntitnya. Menyewa 8 orang sekaligus tentu tidak wajar dan mencurigakan. “Dia punya kekuatan seks seperti apa?” Pikirnya. Tahu ada yang menguntit, sang dosen merasa terganggu, terjadilah adu mulut sampai si TNI itu tak berkutik.

Argumen sang dosen kuat, karena toh sudah di-booking adalah hak dia untuk melakukan apa saja dengan 8 perempuan itu dalam kamar. Sang dosen bertanya, “Sebagai apa kamu disini?” “Saya keamanan Pak!” Mendengar jawaban itu, sontak sang dosen marah: “Keamanan apanya ..?? Pekerjaan kamu disini bukan mengamankan tapi membuat mereka menderita. Kamu menjerumuskan dan mencelakakan mereka semua di dunia dan di akhirat. Keamanan apanya?”.

Sang centeng tak berkutik. Sekuriti itu pun ditantang duel kalau mengganggu acara sang dosen, tapi si oknum ini tidak berani, apalagi saat diancam akan dilaporkan ke atasannya jadi centeng “neraka” seperti itu. Ia pun takut, pergi dan minta maaf. Ke 8 PSK itu merasakan lain, ada hal aneh yang akan dilakukan tamunya ini mem-booking mereka banyakan.

Di dalam kamar, sang dosen meminta seprai dari dua kasur dicabut: “Tolong cabut itu seprai dan tutup badan kalian semua dengan kain itu. Saya tidak mau melihatnya.” 8 PSK itu kemudian dinasehati panjang lebar tentang kelakuan buruknya, tentang uang haramnya, akibatnya pada anak, durhakanya pada orang tua, alasan dustanya soal kebutuhan ekonomi, tentang bahaya penyakit kelamin dll.

“Bayangkan kalau anak perempuanmu seperti kamu mau nggak? Kalau anak-anakmu tahu kelakuanmu seperti ini mau gak?”, “Kalau ibumu tahu mau gak? Bayangkan perasaan mereka, betapa malu dan sakit hatinya. Inikah balasan pada ibumu yang sudah susah payah melahirkan, membesarkan dan mendidikmu?” dll … dll … (sekitar 2 jam dia bicara, di atas itu intinya saja). Ledakan tangisan 8 PSK itu muncrat semua, semua menyadari dan menyesali, tobat seketika, janji besok semuanya akan keluar.

Esoknya, sang dosen, datang lagi mengecek. Benar, 8 nama itu sudah tidak ada di daftar, sudah keluar. Beberapa hari kemudian, sang dosen mengunjungi ke 8 orang itu ke kampungnya masing-masing, mengontrol dan membina, dan komunikasi terus berjalan setelah beberapa minggu/bulan.

8 perempuan muda yang wajah-wajahnya aduhai itu, kini ada yang buka warung, buka kios, kerja di pabrik dll. Pada salah satu yang jualan gorengan, sang dosen ustadz berkata: “Naah … begituu … ini yang halal dan barokah. Rizki halal tidak susah asalkan dicari.” Mereka merasakan kebahagiaan yang sangat amat telah keluar dari jerat pekerjaaan kotornya.

Dari ke 8 PSK itu, 6 orang bersuami dan direstui oleh suaminya jadi PSK (asalnya daerahnya Subang, Indramayu, Sukabumi). Yang suaminya menerima dan sadar, suaminya juga dibina. Yang suaminya menolak dan marah karena kehilangan income dari istrinya yang cukup besar, sang dosen memberikan instruksi: “Kamu harus bercerai dengan suamimu, wajib, karena ia telah menjerumuskan dan merusakmu. Suami macam apa seperti itu, sekarang pun ia tidak terima kamu telah sadar. Sekarang cari suami yang baik, masih banyak. Insya Allah saya akan bantu.” Yang suaminya tidak terima, semuanya diceraikan. Satu orang yang dari Indramayu, bukan hanya tidak terima malah menteror mantan istrinya dan keluarganya.

Ketika sang dosen dilapori, tidak menunggu, ia langsung berangkat mencarinya sendiri rumah orang itu. Laki-laki itu kembali ke rumah orang tuanya. Sang dosen masuk dan menceramahi laki-laki itu, bukannya berterima kasih dan bersyukur istrinya telah sadar dan kembali ke jalan yang benar. Laki-laki itu tetap tidak terima dan marah-marah. Ia bersungut-sungut menuduh laki-laki yang tak dikenalnya itu mengganggu kesenangannyalah, merusak rumah tangga oranglah, sok sucilah, dll. Sang dosen membantah: “Siapa yang merusak? Justru kamu yang merusak istri kamu dan kamu memerasnya. Suami macam apa kamu ini?”

Karena nasehat tidak akan masuk pada orang seperti ini, akhirnya sang dosen mengambil jalan akhir. “Sekarang gini aja, kamu ambil golok bawa keluar, ayo kita duel diluar tapi dengan catatan sampai mati dan harus disaksikan masyarakat, RT, RW dan Polisi. Siapa yang benar diantara kita.”

Laki-laki itu hanya diam, sang dosen kesal, ia masuk ke dapur dan meminta golok pada keluarganya. Golok itu diberikan dan dipaksakannya agar laki-laki itu memegangnya dan dipersilahkan untuk menebas bagian mana saja dari tubuh sang sang dosen yang dia mau. Karena dia masih diam, sang dosen menggusur orang itu keluar rumah.

Karena suasana ribut, tetangga pada keluar, nonton. Sekalian sang ustadz berteriak-teriak disitu menjelaskan betapa bodoh dan dungunya orang ini, istrinya disadarkan malah tidak terima berarti dia ini hakikatnya setan. Tetangga yang sudah menaruh curiga pada pekerjaan istri laki-laki itu membenarkan ucapan sang dosen. Mereka terus menonton.

Sampai ujungnya, laki-laki itu sadar, menangis, menyesali dan berjanji tidak akan mengganggu mantan istrinya lagi. Orang tuanya pun menyesalkan kebodohan anaknya itu. “Awas, mengganggu lagi mantan istrimu, dengan saya urusannya.”

Ketika kisah ini diceritakan pada saya, saya bilang “luar biasaa …” Ia berucap, “Yaa … menolong itu harus tuntas, jangan setengah-setengah, cuma menyadarkan saja tapi kesananya tidak bertanggung jawab, tidak di urus, ya gak akan bener, dia bisa balik lagi nanti.” Ini kisah nyata, bukan ngarang. Namanya disamarkan untuk menghindari riya. Subhanallaah …



Sebuah Renungan Untuk Para Wanita, Kami Laki-Laki Sebenarnya Tau

Sebuah Renungan Untuk Para Wanita, Kami Laki-Laki Sebenarnya Tau - Kami tahu, kalian para wanita sungguh sebenarnya menghargai usaha yang kami lakukan. dan yang kalian harus tau, kami selalu bersungguh-sungguh untuk orang yang kami sayangi! Hanya saja kami butuh kalian tersenyum ketika kami merasa lelah, hampir putus asa, dan sungguh kami akan kembali mngerjakan itu untuk kalian.

Semua! hanya karena kalian...
Dan ya! kami pun tahu. bahwa ketika kalian hanya diam dan meperlihatkan bahwa kalian bosan, kalian ingin kami tetap sabar. Tapi kami tidak mau terlihat tidak bisa mengerti kalian dengan mengajukan pertanyaan "jadi maunya gimana?". kami akan diam sesaat, dan berpikir apa yang bisa membuat senyum kalian kembali lagi? karena senyum kalian yang menghidupkan hidup kami, sungguh! semua hanya karena kalian.

Kami sebenarnya pun tahu. bahwa kalian senang jika kami menulis kata-kata romantis seperti di film² korea yang kalian tonton. Kalian berangan-angan bahwa hal yang terjadi di film itu terjadi dalam kehidupan kalian? (*ya kan?). Tapi justru karena kalian sering mengangan-angankan hal itu, kami tidak melakukan itu untuk kalian, kami berpikir keras, memutar otak menyiapkan kejutan yang bahkan tidak terpikir di angan² kalian, untuk melihat kalian tersenyum, sungguh! semua hanya karena kalian..

Kami pun tau, kalian menerima kami di samping kalian bukan semata² kami tampan. Ketika kalian mengidolakan seseorang yang tampan maka kami akan memasang tampang tidak peduli, dan mencoba mengalihkan pembicaraan, bukan kami tidak peduli, sebenarnya kami cukup muak dengan cara kalian menyanjung lelaki yang bahkan mengenal kalian saja tidak! Tapi kami harus menjadi pemimpin yang baik untuk kalian. dan menjadikan kami bersikap lebih bijaksana di depan kalian. sungguh! semua itu hanya karena kalian..

Kami cukup mengerti bahwa kalian menghargai setiap usaha yang kami lakukan untuk membantu kalian mengerjakan tugas kalian, ketika kalian mengatakan dalam kesulitan, sungguh kami akan berusaha sebisa kami untuk membantu kalian.

dan ketika kami datang kerumah kalian dengan makanan, tanpa tugas yang kalian butuhkan, artinya kami tidak mendapatkan apa yang kalian cari dan yang ada dipikiran kami saat itu hanyalah bahwa usaha terakhir yang dapat kami lakukan hanya menemani kalian! hingga tugas itu selesai, meyakinkan bahwa kalian tidak lupa untuk mengisi perut kalian, kami sungguh khawatir pada kesehatan kalian.. sungguh,semua itu hanya karena kalian..

Kami tau, kalian kesal ketika kami mengacuhkan kalian hanya untuk bermain game bersama teman² kami. tapi ketika itu, ketika ada sedikit waktu, kami mencari handphone kami dan menanyakan kabar kalian, karena kami ingin mengetahui kabar kalian. Dan tahukah kalian? sebelum kami bermain game itu, kami membicarakan pasangan kami masing-masing, membanggakan bahwa kami memiliki pasangan terbaik di dunia! atau membicarakan masalah-masalah yang timbul pada hubungan kami, dan masing-masing akan memberikan sarannya untuk menyelesaikan masalah kita, itu kami lakukan hanya karena kami ingin mendengarkan pendapat orang yang dekat dengan kami mengenai keputusan yang akan kami buat. Kadang memang kami mematikan handphone kami, namun ketika kami mengetahui kalian menelpon atau membaca sms dari kalian, maka kami akan meletakkan game itu dan berlari ke pojok kamar menelepon kalian. tidak peduli teman² kami bersorak sorak menggoda kami, sungguh, semua itu hanya karena kalian..

Kami pun sadar, kami bukan bayi yang harus kalian ingatkan untuk sembahyang, atau makan. kadang kami akan bersikap tak peduli.

Namun ketika kami membaca sms kalian atau mendengarkan suara kalian ketika mengingatkan kami untuk makan, maka pada saat itu kami pasti tersenyum dan berterima kasih (walaupun tidak kami ucapkan), dan ketika kami membalas dengan kata-kata "iya, kamu juga ya..", Maka kami benar² tulus mengatakannya... sungguh, semua itu hanya karena kalian...

Ketika kami acuh pada kalian, maka pada saat yang sama kami sedang menyiapkan kejutan untuk kalian.
dan ketika kami memberikan barang milik kami pada kalian waktu mengantarkan kalian hingga pintu dan pamit pada orang tua kalian, maka kalian harus tau bahwa barang itu adalah barang yang berharga untuk kami. (walaupun barang itu terlihat biasa untuk kalian) tolong tersenyumlah untuk kami, karena senyum itu yang menghidupkan hidup kami!

Sungguh, semua itu hanya karena kalian..

Dan ketika kalian bersedih, lalu kami melakukan hal-hal konyol, melontarkan lelucon-lelucon yang mungkin tidak lucu. Maka kami sungguh tidak bermaksud memperkeruh suasana, kami ingin melihat kalian kembali tersenyum. Hanya itu! dan ketika kalian melihat kami dengan pandangan tidak suka, maka ketika itu kami sungguh merasa bersalah, jalan terakhir yang akan kami lakukan adalah meminta maaf.. berharap itu dapat sedikit mengurangi beban kalian. sungguh, semua itu hanya karena kalian..

Sejujurnya kami tidak menyukai pujaan hati kami menangis. Sungguh itu membuat kami bingung setengah mati! maka tolong jangan salahkan kami, ketika kami meminta kalian berhenti menangis. namun kami pasti akan mendengarkan apa yang kalian ucapkan dalam tangis kalian, dan percayalah, kami akan tetap disamping kalian walaupun kalian menangis hingga tertidur di depan kami. maka, kami akan membawa kalian masuk kerumah dan pamit pulang pada ayah ibu kalian. Dan tunggulah, maka kami akan menelepon kalian keesokan harinya untuk menanyakan kabar kalian. atau datang ke rumah membawakan coklat untuk melihat senyum kalian lagi.

Sungguh, itu hanya karena kalian..

Bagi kami, kalian tetap yang tercantik! ketika kalian bertanya mengenai berat badan kalian yang naik? atau baju kalian yang mulai tidak cukup?

Maka dalam hati kami tertawa. namun yang keluar dari mulut kami hanya senyuman. Kami akan berkata tidak, bukan untuk membohongi kalian, tapi karena di mata kami kalian tetap paling indah!! karena kami sebenarnya tidak mencari malaikat yang tanpa cela, atau bidadari yang paling cantik sedunia, kami mempunyai peri kecil yang selalu ada di samping kami.

ya! itu adalah kalian.. mengertilah, sungguh, itu hanya karena kalian..

Ketika kalian berkata baik² saja, maka kami akan tersenyum dan berkata, "ok, kalo ada apa² bilang ya". Karena kami tidak ingin memaksa kalian mengatakan sesuatu yang tidak ingin kalian katakan pada kami, dan tanpa kalian minta kami akan bertanya pada sahabat kalian apakah kalian benar² baik² saja? jika sahabat kalian tidak mau menceritakannya maka kami tidak akan mencari tau lagi.

Karena kami berharap kalian cukup mempercayai kami untuk menceritakan semuanya.. bukan karena kami memaksa kalian, sungguh, itu semua hanya karena kalian...

Dan ketika kalian membutuhkan kami, yakinlah bahwa kami akan selalu ada untuk kalian. ketika kalian mengatakan "tidak usah" pun, kami akan selalu ada di samping kalian. karena kalian adalah orang yang kami sayangi, percayalah..!! sungguh, semua ini hanya karena kalian...

Jika kami sudah memilih kalian, maka yakinlah, kalian adalah peri kecil kami, setidaknya itu yang kami pikirkan saat itu...

Ketika kalian (mungkin tanpa kalian sadari) menyakiti hati kami dan meninggalkan kami, kami mungkin akan marah. Tapi itu hanya sesaat, dan yang kalian harus tahu, ketika kami benar² telah memilih kalian untuk menemani kami, maka walaupun hubungan itu berakhir, separuh ruangan hati kami sudah kalian tulis menjadi ruangan kalian, maka ketika kami mempunyai kekasih yang lain, maka mereka hanya akan mengisi ruang di sisi yang lain, datang, dan pergi pada sisi itu. ruangan kalian akan tetap kosong untuk kalian, ketika kalian kembali untuk kami.

Tapi tolong, jangan khianati kami dengan lelaki yang lain! karena itu akan sangat menyakitkan untuk kami! Dan maaf, kami mungkin.. akan meninggalkan kalian selamanya....

Sumber. bodrexcaem.blogspot.com


Kisah Inspiratif Pentingnya Keikhlasan Dan Bersyukur

Kisah Inspiratif Pentingnya Keikhlasan Dan Bersyukur - Ada seorang sahabat menuturkan kisahnya. Dia bernama Budiman. Sore itu ia menemani istri dan seorang putrinya berbelanja kebutuhan rumah tangga bulanan di sebuah toko swalayan. Usai membayar, tangan-tangan mereka sarat dengan tas plastik belanjaan.

Baru saja mereka keluar dari toko swalayan, istri Budiman dihampiri seorang wanita pengemis yang saat itu bersama seorang putri kecilnya. Wanita pengemis itu berkata kepada istri Budiman, "Beri kami sedekah, Bu!"

Istri Budiman kemudian membuka dompetnya lalu ia menyodorkan selembar uang kertas berjumlah 1000 rupiah. Wanita pengemis itu lalu menerimanya. Tatkala tahu jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan, ia lalu menguncupkan jari-jarinya mengarah ke mulutnya. Kemudian pengemis itu memegang kepala anaknya dan sekali lagi ia mengarahkan jari-jari yang terkuncup itu ke mulutnya, seolah ia ingin berkata, "Aku dan anakku ini sudah berhari-hari tidak makan, tolong beri kami tambahan sedekah untuk bisa membeli makanan!"

Mendapati isyarat pengemis wanita itu, istri Budiman pun membalas isyarat dengan gerak tangannya seolah berkata, "Tidak... tidak, aku tidak akan menambahkan sedekah untukmu!"

Ironisnya meski tidak menambahkan sedekahnya, istri dan putrinya Budiman malah menuju ke sebuah gerobak gorengan untuk membeli cemilan. Pada kesempatan yang sama Budiman berjalan ke arah ATM center guna mengecek saldo rekeningnya. Saat itu memang tanggal gajian, karenanya Budiman ingin mengecek saldo rekening dia.

Di depan ATM, Ia masukkan kartu ke dalam mesin. Ia tekan langsung tombol INFORMASI SALDO. Sesaat kemudian muncul beberapa digit angka yang membuat Budiman menyunggingkan senyum kecil dari mulutnya. Ya, uang gajiannya sudah masuk ke dalam rekening.

Budiman menarik sejumlah uang dalam bilangan jutaan rupiah dari ATM. Pecahan ratusan ribu berwarna merah kini sudah menyesaki dompetnya. Lalu ada satu lembar uang berwarna merah juga, namun kali ini bernilai 10 ribu yang ia tarik dari dompet. Uang itu Kemudian ia lipat kecil untuk berbagi dengan wanita pengemis yang tadi meminta tambahan sedekah.

Saat sang wanita pengemis melihat nilai uang yang diterima, betapa girangnya dia. Ia pun berucap syukur kepada Allah dan berterima kasih kepada Budiman dengan kalimat-kalimat penuh kesungguhan:
"Alhamdulillah... Alhamdulillah... Alhamdulillah... Terima kasih tuan! Semoga Allah memberikan rezeki berlipat untuk tuan dan keluarga. Semoga Allah memberi kebahagiaan lahir dan batin untuk tuan dan keluarga. Diberikan karunia keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah. Rumah tangga harmonis dan anak-anak yang shaleh dan shalehah. Semoga tuan dan keluarga juga diberi kedudukan yang terhormat kelak nanti di surga...!"

Budiman tidak menyangka ia akan mendengar respon yang begitu mengharukan. Budiman mengira bahwa pengemis tadi hanya akan berucap terima kasih saja. Namun, apa yang diucapkan oleh wanita pengemis tadi sungguh membuat Budiman terpukau dan membisu. Apalagi tatkala sekali lagi ia dengar wanita itu berkata kepada putri kecilnya, "Dik, Alhamdulillah akhirnya kita bisa makan juga....!"

Deggg...!!! Hati Budiman tergedor dengan begitu kencang. Rupanya wanita tadi sungguh berharap tambahan sedekah agar ia dan putrinya bisa makan. Sejurus kemudian mata Budiman membuntuti kepergian mereka berdua yang berlari menyeberang jalan, lalu masuk ke sebuah warung tegal untuk makan di sana.

Budiman masih terdiam dan terpana di tempat itu. Hingga istri dan putrinya kembali lagi dan keduanya menyapa Budiman. Mata Budiman kini mulai berkaca-kaca dan istrinya pun mengetahui itu. "Ada apa Pak?" Istrinya bertanya.

Dengan suara yang agak berat dan terbata Budiman menjelaskan: "Aku baru saja menambahkan sedekah kepada wanita tadi sebanyak 10 ribu rupiah!"
Awalnya istri Budiman hampir tidak setuju tatkala Budiman mengatakan bahwa ia memberi tambahan sedekah kepada wanita pengemis. Namun Budiman kemudian melanjutkan kalimatnya:
"Bu..., aku memberi sedekah kepadanya sebanyak itu. Saat menerimanya, ia berucap hamdalah berkali-kali seraya bersyukur kepada Allah. Tidak itu saja, ia mendoakan aku, mendoakan dirimu, anak-anak dan keluarga kita. Panjaaaang sekali ia berdoa!"

Dia hanya menerima karunia dari Allah Swt sebesar 10 ribu saja sudah sedemikian hebatnya bersyukur. Padahal aku sebelumnya melihat di ATM saat aku mengecek saldo dan ternyata di sana ada jumlah yang mungkin ratusan bahkan ribuan kali lipat dari 10 ribu rupiah. Saat melihat saldo itu, aku hanya mengangguk-angguk dan tersenyum. Aku terlupa bersyukur, dan aku lupa berucap hamdalah.

"Bu..., aku malu kepada Allah! Dia terima hanya 10 ribu begitu bersyukurnya dia kepada Allah dan berterimakasih kepadaku. Kalau memang demikian, siapakah yang pantas masuk ke dalam surga Allah, apakah dia yang menerima 10 ribu dengan syukur yang luar biasa, ataukah aku yang menerima jumlah lebih banyak dari itu namun sedikitpun aku tak berucap hamdalah."

Budiman mengakhiri kalimatnya dengan suara yang terbata-bata dan beberapa bulir air mata yang menetes. Istrinya pun menjadi lemas setelah menyadari betapa selama ini kurang bersyukur sebagai hamba. Ya Allah, ampunilah kami para hamba-Mu yang kerap lalai atas segala nikmat-Mu!

Kisah Sedih Dibalik Bencana Topan Haiyan, 'Ibu Pergilah'

Kisah Sedih Dibalik Bencana Topan Haiyan, 'Ibu Pergilah' - Topan Haiyan beberapa waktu lalu menghantam negara Filipina. Begitu dahsyatnya badai topan yang mengerikan itu. Dilansir dari Merdeka.com, topan Haiyan merupakan salah satu badai paling besar dan tercepat yang pernah tercatat. Kecepatan angin mencapai tinggi 314 kilometer (195 mil) per jam di atas permukaan laut.

Di tengah momen menegangkan Topan Haiyan, ada sebuah kisah duka yang tak akan pernah dilupakan oleh seorang guru sekolah menengah bernama Bernadette Tenegra. Wanita berusia 44 tahun itu kehilangan putrinya dalam bencana yang menghantam Vietnam dan Filipina tersebut.

Dalam kondisi angin yang dengan ganasnya menghantam, Bernadette dan putrinya memang ketakutan. Namun Bernadette berusaha membawa dan melindungi putri bungsunya. Saat itu putrinya sudah penuh luka akibat terkena serpihan kayu dari pohon dan bangunan.

Namun Anda tak akan menduga apa yang dikatakan gadis itu, "Ma, pergilah tinggalkan aku. Selamatkan dirimu." Sang ibu berkeras membawa dan menyelamatkan putrinya. Sebagai seorang ibu, nalurinya untuk melindungi sang anak lebih besar daripada rasa takutnya pada badai tersebut.

"Aku memeluknya dan memintanya untuk terus bertahan. Aku berkata akan membawanya pergi dari situ, namun ia akhirnya menyerah," Cerita Bernadette Tenegra dengan hati yang pilu. Sang putri seolah sudah mengetahui bahwa ia tak akan hidup lebih lama dan meminta ibunya untuk menyelamatkan diri saja.

Badai itu menggulingkan rumah, menyapu apapun yang ada di hadapannya. Termasuk suami Tenegra dan anak-anaknya. Namun mereka masih bisa berusaha mencari perlindungan. Hanya putri bungsunya yang terjebak dalam pusaran kuat air dan angin yang menjadi satu.

Sebagai seorang ibu, Bernadette berusaha membuat anaknya bertahan. Ia terus berteriak memanggil namanya, namun sang putri kelihatan terlalu lemah untuk terus hidup. "Akhirnya aku meninggalkannya," kata Bernadette sambil berurai air mata. Tak terbayangkan betapa sedihnya hati seorang ibu ketika kehilangan putri yang ia cintai.

Badai ini memang menjadi salah satu badai terkuat di dunia dan sudah 'menyapa' beberapa negara. Ada yang menyebut badai topan Haiyan sebagai badai Yolanda. Dan sedihnya, Tenegra bukan satu-satunya wanita yang kehilangan sanak keluarganya akibat badai ganas ini. Banyak orang yang nampak berusaha mengenali jenazah yang bergelimpangan untuk mencari kerabat mereka yang hilang.

Tim Vemale turut berbela sungkawa atas korban luka dan meninggal dari topan Haiyan ini. Semoga pertolongan dan segala yang terbaik, bisa menyertai para korban topan Haiyan yang ditinggalkan oleh keluarganya. | vemale.com