Hal-hal kecil Agar Printer Modifikasi Awet

Assalamualaikum sobat wajahcewek,
Sobat punya printer yang seringkali buat jengkel? dikit-dikit minta diservis, tentu menghabiskan banyak biaya. Memang printer modifikasi itu ada untung ruginya. Untungnya kita bisa mencetak banyak dokumen tanpa harus isi tinta asli bolak-balik dan bisa menghebat biaya pembelian cartridge. Ruginya semisal ada selang tinta modifikasi yang bermasalah dan hal-hal lain, lagi-lagi harus beli cartridge baru. Maka dari itu kali ini saya akan berbagi tips untuk merawat printer supaya awet dan tidak sering terkena masalah.
Check It Out !!
Printer modifikasi

Kertas Harus Bersih
Jangan sampai ada debu-debu halus yang berasa di permukaan kertas. Usahakan kertas sebelum dipakai mencetak, simpan dulu di tempat yang bersih seperti laci lemari. Kalau tidak ada keperluan, usahakan jangan print kertas bolak-balik terlalu sering. Kertas yang berdebu akan menimbulkan bagian sensor printer cepat kotor, kalau bisa membersihkan sendiri sih tidak mengapa, tapi kalau di tukang servis menghabiskan biaya sekitar 20-30 ribu.

Letakkan Kertas Dengan Benar
Kertas yang digunakan usahakan masih baru, rapi (tidak lungset) dan tidak tertekuk. Posisikan kertas dengan benar di dalam printer agar hasil printout lurus dan tidak melenceng. Kertas yang sering macet di dalam printer akan merusak komponen di dalamnya.

Printer Bebas Debu
Usahakan ada penutup printer seperti kain atau plastik jika tidak digunakan. Debu yang masuk printer seringkali membuat macet printer.

Jangan Print Banyak Sekaligus
Kesalahan banyak orang kalau printernya tipe cepat, seringkali tidak ada jeda mencetak kertas. Padahal printer bertipe inkjet itu harus ada jeda dalam mencetak banyak dokumen. Misalnya akan mencetak dalam 100 lembar kertas. Kalau yang dicetak warna hitam saja, print 25 lembar dulu, istirahat 2-3 menit baru 25 lembar lagi, jeda istirahat begitu terus sampai selesai. Kalau dokumen berwarna sedang print 5-10 dulu, istirahat 2-3 menit baru selanjutnya. Kalau dokumen full warna (istilahnya "nge-block") 1 lembar dulu, istirahat 2-3 menit baru selanjtunya. Print dalam jumlah banyak sekaligus akan merusakkan sensor printer, padahal harga sensor itu sekitar 300an ribu, hampir seperti beli printer baru.

Printer Sering Digunakan
Printer yang sering digunakan akan awet. Kalau jarang dipakai, usahakan dalam 1 minggu atau 5 hari sekali printer digunakan mencetak walaupun tidak begitu perlu. Warna yang dicetak juga usahakan terpakai semua, iseng-iseng print sebuah gambar-gambar berwarna kompleks seperti pelangi. Hal ini dimaksudkan agar semua warna terpakai sehingga head cartridge tetap basah dan tidak kering. Lebih baik rugi tinta (sedikit sekali) daripada beli cartridge baru.

Bersihkan Printer Secara Berkala
Manfaatkan fasilitas print head cleaning atau deep scan pada printer anda. Minimal 1 atau 2 minggu sekali tergantung pemakaian printer. Jika ada gejala hasil printout blur, tidak rata atau bergaris-garis mulailah fasilitas ini. Kalau masih tidak bisa bersihkan komponen dalam printer (lebih baik ke tukang servis).

Gunakan Tinta Yang Sama
Jika printer anda modifikasi, gunakan tinta yang sama untuk pengisian berikutnya. Karena tinta yang berbeda merk, kalau dicampur membuat hasil printout kurang optimal.

Sekian tips dari saya, kalau ada tambahan, komentar atau masalah yang kurang dimengerti saya akan bantu jika mampu. Terima kasih :)

sumber:
pengalaman admin
tukang servis printer


Tidak ada komentar:

Posting Komentar