WIJEN - Biji Wangi Kaya Kalsium

Wijen, taburan Onde-Onde khas Mojokerto
Wijen mungkin lebih sering dikenal sebagai taburan pada kulit camilan onde-onde.  Atau biji dan minyaknya sering dijadikan pemberi aroma harum pada masakan seafood atau hidangan oriental. Dibalik rasa dan aromanya yang wangi, ternyata wijen menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan.

Wijen (Pedaliaceae) diperkirakan berasal dari benua Afrika dan menyebar ke kawasan Asia dan berkembang menjadi salah satu unsur penyedap dan penambah aroma masakan di kawasan Asia. Selain dimanfaatkan untuk membuat makanan, masih banyak banyak orang yang belum tahu manfaat biji wijen yang ternyata luar biasa.

Melalui sejumlah penelitian, terungkap berbagai kandungan wijen yang kaya manfaat. Diantaranya golongan gliserida (asam oleat, linoleat, palmitat, stearat, mristinat, sesamin, sesamol, lignans, protein, prantosa, hingga vitamin A, B1 dan E). Keseluruhan kandungan ini, membuat wijen punya banyak manfaat yang secara umum bisa digolongkan ke dalam dua hal, yaitu untuk perawatan dan pengobatan.

Untuk perawatan, wijen punya khasiat mencegah kerontokan rambut, penuaan, kanker, hipertensi, stroke, dan penyakit degeneratif lainnya. Kandungan antioksidannya yang tinggi membuat wijen punya seluruh kemampuan itu.

Sedangkan untuk pengobatan, wijen bermanfaat menyembuhkan batuk, sakit perut, diare, kencing manis, sembelit, rematik, sakit kepala, hingga luka.  Wijen juga punya kemampuan untuk meningkatkan kinerja liver, serta menambah stamina.

Selain wijen putih yang kaya manfaat, terdapat juga wijen hitam yang lebih kaya kandungan zinc (seng) dan mangan yang bermanfaat untuk kesehatan gusi.  Kandungan kalsiumnya juga sangat tinggi. Dalam 100 gram biji wijen terkandung 1.125 miligram kalsium. Coba bandingkan dengan 2 gelas susu sapi segar yang hanya mengandung 600 miligram kalsium. Jadi mengunyah biji wijen sangat baik untuk kesehatan gigi, membersihkan plak dan merangsang pembentukan email gigi.

Kandungan lignans dalam biji wijen merupakan antioksidan kuat yang punya manfaat sebagai zat anti kanker dan fitosterol yang bermanfaat untuk menurunkan kolesterol.  Nah, anda tak tergiur dengan seluruh manfaat wijen ?? Yuuuk...bubuhkan wijen pada masakan sehari2 kita.  Selamat mencoba ..

Sumber :


Es Domino Yang Segerrr

GriyaWisata.com -  Saat waktu senggang anda memang saat yang pas untuk menikmati sajian khas yang satu ini, Untuk itu berikut resepnya :
Hmmm... Segerrr.. :)
Bahan: 
- 400 ml air masak
- 200 ml susu Full Cream
- 1 bungkus agar-agar warna hijau, merah
- 100 ml susu cair
- 100 ml air masak
- 200 g fruit cocktail kalengan
- 1 sdm biji selasih, rendam hingga mengembang
- es serut

Cara membuat:
- Larutkan susu dengan air. Campur dengan agar-agar.
- Masak di atas api kecil sambil aduk-aduk hingga mendidih.
- Bagi menjadi 2 bagian. Satu bagian beri pewarna merah dan satu bagian pewarna hijau.
- Tuang dalam loyang dan biarkan hingga dingin dan beku.
- Potong-potong bentuk dadu 1 cm. Sisihkan.
- Larutkan susu cair dan air.
- Taruh potongan dadu agar-agar dalam gelas-gelas saji.
- Tambahkan bahan lainnya.
- Tuangi larutan susu cair.
- Beri es serut, sajikan segera

Sumber :
http://www.griyawisata.com/culinary-corner/snack-food/artikel/segarnya-es-domino
http://panel.mustangcorps.com/admin/fl/upload/files/SegarnyaEsDomino.png

Apa Kamu Muslimah Shopaholic?

Muslimah Shopaholic
Muslimahzone.com – Muslimah, Supermarket, mall-mall dan berbagai pusat perbelanjaan kini telah didirikan di mana-mana. Budaya konsumerisme masyarakat pun semakin melesat tiada tara. Di sisi lain, promosi produk barang juga semakin gencar dilakukan melalui berbagai media, dengan tawaran produk yang menggugah jiwa. Walhasil, jangan heran jika manusia di zaman ini sering menjadikan aktivitas belanja sebagai kegemaran yang acapkali tak terkendali. Sehingga, secara sadar atau tak sadar, sikap hidup boros telah menjadi ‘panglima’ kehidupan kita. Bukankah Rasulullah n telah memperingatkan kita dalam sabdanya, “Bagian wilayah negeri yang paling Allah cintai adalah masjid-masjidnya, dan bagian wilayah negeri yang paling Allah benci adalah pasar-pasarnya.” (HR. Muslim 1076)

Awas, Penyakit Shopaholic!
Aktivitas belanja lebih lekat dengan keseharian para wanita, karena dalam kultur di negeri kita, wanitalah yang kerapkali memainkan perannya dalam dunia perbelanjaan. Walaupun tidak sedikit juga, para lelaki yang ikut berperan dalam masalah berbelanja ini.

Wahai para muslimah, ada satu hal terkait dengan aktivitas belanja ini yang kiranya perlu kita waspadai. Yakni, ketika hati kita terlalu gandrung mendatangi berbagai pusat perbelanjaan, sampai taraf yang berlebihan. Ya, jika Anda terlalu hobi belanja, dan keranjingan sekali untuk menjejakkan kaki di pasar, mall-mall, supermarket dan berbagai pusat perbelanjaan, maka hati-hatilah! Bisa jadi, walau masih dalam taraf rendah sekalipun, Anda sedang terjangkiti penyakit ‘kecanduan belanja’ (shopaholic). Sehingga, dorongan untuk membeli barang-barang yang memikat hati kita tak lagi mampu dibendung. Uang kita pun berhamburan di kasir-kasir supermarket, tanpa mampu dimenej. Ekonomi keluarga pun bisa carut-marut karenanya. Na’udzubillah.

April Benson, seorang psikolog dari Manhattan, AS, dalam bukunya I Shop Therefore I Am : Compulsive Buying and the Search for Self While, mengungkap temuan menarik. Sembilan dari sepuluh orang wanita mengalami shopaholic atau kecanduan belanja. Orang-orang yang mengalami kecanduan belanja seringkali merasa cemas, gelisah, dan depresi ketika keinginannya berbelanja atau membeli suatu barang tidak kesampaian. Mereka merasa terdesak buat membeli suatu barang. Bahkan, wanita shopamaniac itu seringkali berbelanja sekadar untuk melepaskan diri dari kejenuhan. Tapi, kebiasaan ini menjadi rutinitas, tiap kali shopamaniac mengalami kejenuhan. Sampai akhirnya mereka kecanduan belanja. Mereka menjadi pecandu belanja (compulsive shoppers), yang secara populer sering disebut shopaholic; mirip dengan workaholic (kecanduan kerja) yang mencontek sebutan alcoholic bagi orang yang kecanduan alkohol.

April Benson mengklasifikasi beberapa penyebab seseorang menjadi pecandu belanja. Secara kejiwaan dia mengalami masa kecil yang kurang bahagia. Merasa ditolak, kurang diperhatikan, dan tak mendapatkan apa yang diinginkan. Ketika dewasa dan memiliki kehidupan finansial memadai, orang-orang ini mulai melepaskan ketegangan yang dialami waktu kecil. Tapi, kebanyakan tak bisa menghentikan kebiasaan ini, sehingga prosesnya berulang dan membuat kecanduan. Faktor lain yang ikut andil membuat orang jadi gila belanja, di antaranya adanya waktu luang yang tak termanfaatkan dengan baik, kurang percaya diri, dan gencarnya promosi barang dan jasa melalui berbagai media.

Syaikh Abdurrahman As-Suhaim di dalam bukunya Fitnah At-Tasawwuq mengatakan, “Beberapa waktu yang lalu, saya membaca sebuah riset terkait penyakit psikologis yang tersebar di kalangan kaum kafir. Sebelumnya saya mengira penyakit ini terbatas hanya ada di kalangan mereka, ternyata saya mendengar penyakit itu juga ada pada kalangan wanita muslimah. Tahukah Anda, penyakit apa itu? Ya, penyakit yang dikenal dengan istilah ‘kecanduan belanja’ atau ‘gila belanja’. Data statistik menunjukkan ada 800.000 pencandu belanja di Inggirs, dengan taraf yang mengkhawatirkan. Sementara di Amerika jumlahnya berlipat ganda, ada 3.500.000 penggila belanja! Di antara pecandu belanja ini, ada yang sampai pailit dan harus menjual semua kekayaan yang ia miliki. Selanjutnya banyak bermunculan klinik-klinik rehabilitasi kecanduan belanja.”

Untuk itu, waspadalah, wahai para muslimah! Kegiatan belanja Anda perlu dimenej secara baik, agar tidak berlebihan. Jangan sampai Anda termasuk orang yang terkena fitnah ‘pasar’ sebagai tempat yang paling dibenci Allah di muka bumi ini. Yakni, tatkala penyakit shopaholic terus berulang kali menimpa hati Anda!

Indahnya Perhiasan Zuhud
Seorang pecandu belanja jelas sekali ia terjebak ke dalam sikap boros yang dilarang oleh agama. Allah Ta’ala berfirman, “…Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan, dan setan itu adalah sangat ingkar kepada Rabbnya.” (Al-Isra’ [17] : 26-27)

Jika ada seorang muslimah shopaholic, ia pun perlu dinasihati untuk mematrikan sikap zuhud dalam hatinya. Yakni, sikap yang tidak terlalu kemaruk kepada dunia, tidak terlalu rakus menjadikan dunia sebagai perburuan yang menggiurkan. Padahal, memburu sesuatu yang telah dijanjikan Allah di akhirat, itu lebih utama. Mencandui belanja itu sama halnya mencandui dunia, sedangkan ‘mencandui akhirat’ itu lebih strategis untuk menggapai keselamatan di dunia dan akhirat.

Aun bin Abdillah mengatakan, “Dunia dan akhirat di hati itu ibarat dua daun timbangan. Apa saja yang memberatkan yang satu akan meringankan yang lain.” Perihal bahaya ‘mencandui dunia’, Yahya bin Mu’ad bertutur, “Dunia itu arak setan. Barangsiapa mabuk karenanya, niscaya tidak akan sadar sampai ia berada di antara orang-orang yang sudah mati, menyesal bersama orang-orang yang merugi.” Abdullah bin Mas’ud berkata, “Bagi semua orang, dunia ini adalah tamu, dan harta itu adalah pinjaman. Setiap tamu pasti akan pergi lagi, dan setiap pinjaman pasti harus dikembalikan.”

Wahai para muslimah, kecanduan belanja merupakan sebuah bentuk ‘nafsu dunia’ yang harus dikendalikan. Bagi seorang muslimah, mendekatkan diri kepada Allah (taqarrub) dan selalu takut kepada-Nya (khauf), merupakan salah satu sarana untuk mengerem nafsu. Imam Ibnul Qayyim di dalam Tazkiyyah An-Nafs menegaskan, “Nafsu itu menyeru kepada sikap durhaka, dan mendahulukan kehidupan dunia. Sedangkan Allah Ta’ala menyeru hamba-Nya agar takut kepada-Nya dan menahan diri dari hawa nafsunya. Jadi, hati manusia itu ada di antara dua penyeru. Kadangkala ia condong kepada yang satu, dan kadang pula condong kepada yang lainnya. Disinilah letak ujian dan cobaan.”

Wallahu a’lam. Semoga Anda tidak menjadi ‘anak dunia’ yang mencanduinya, namun jadilah ‘anak akhirat’ yang senantiasa meniti jalan menuju kepada-Nya.

Sumber :
http://muslimahzone.com/muslimah-shopaholic/
http://www.yanidel.com/Pictures/tradition%20fashion%20muslim%20girls%20HR.jpg


8 Keuntungan Jadi Orang "Jelek"

Sejelek itukah aku..?
Saya rasa tidak ada orang yang ingin dilahirkan jadi orang jelek karena semua ingin lahir dengan rupa yang baik dan setelah besar tumbuh dan berkembang menjadi orang yang cakep yaitu kalau laki-laki itu ganteng dan kalau perempuan itu cantik. Tapi apa mau dikata kita tidak bisa memilih dan penampilan merupakan anugerah dari Sang Maha Kuasa.

Sebenarnya orang yang memiliki wajah atau penampilan yang relatif jelek itu tidak selalu membawa berkah karena semua ada hikmah atau keunggulan tertentu yang belum tentu bisa diraih oleh orang yang berpenampilan relatif baik. Diantaranya yaitu :

1. Tidak Banyak Gangguan Untuk Mengembangkan Diri
Orang yang berwajah jelek dan biasa saja punya banyak waktu luang untuk pengembangan diri karena tidak banyak gangguan dengan pacaran, dikejar penggemar, digoda lawan jenis, ditawari jadi foto model, kerja part time yang mengumbar kelebihan fisik, dan berbagai gangguan lain akibat keunggulan fisik. Terdapat waktu banyak untuk belajar dan berkarir labih serius untuk mempersiapkan masa depan yang akan dijalani nanti.

2. Tidak Mengalami Patah Hati Yang Serius
Kalau selama remaja tidak memikirkan masalah pacaran maka tidak mungkin ada rasa sakit hati karena diputuskan pacar, dikhianati pacar, rasa cemburu buta, dan lain sebagainya. Paling-paling hanya iri sama orang lain karena jomblo dan cemburu karena lawan jenis yang kita suka mesra dengan orang lain.

3. Mendapat Jodoh Yang Serius Dan Baik
Jika serius menggarap masa depan dan akhirnya mendulang sukses, pintar sertakemapanan maka tidak mungkin jodoh akan datang sendiri karena dari sisi bobot bibit bebet terpenuhi bobot dan bebet. Dengan kondisi sukses maka orang jelek bisa memperbaiki penampilan diri dengan uang yang melimpah sehingga memperbesar mendapat pasangan yang berkualitas baik. Tetapi jangan terlalu mengharap yang highquality karena cukup pandai dan baik saja itu sudah cukup untuk membentuk keluarga yang bahagia. Tidak perlu dapat jodoh yang cakep di fisik saja karena justru bisa menimbulkan masalah jika orang itu tidak memiliki itikad baik dan juga terlalu lugu / polos.

4. Lebih Bisa Menjaga Kesucian (Keperawanan / Keperjakaan)
Orang yang jelek / biasa yang memiliki iman yang kuat kurang dilirik lawan jenis untuk diajak melakukan seks bebas sehingga banyak terhindar dari perbuatan dosa, dari pergaulan bebas yang salah jalan, dari pengaruh ajakan narkoba, rokok, minuman keras, dsb. Setelah dewasa pun akan punya rasa percaya diri dan nilai lebih dari orang yang terjerumus pergaulan sesat. Orang yang jelek atau biasa saja bisa juga terjerumus jika tidak punya iman hanya sebagai orang yang diperalat oleh lawan jenis untuk pemuas nafsu, pemorotan uang, dll. Yang pasti setelah dewasa dan sadar orang jelek / biasa akan lebih menyesal dari yang berpenampilan oke.

5. Punya Banyak Kesempatan Untuk Mencengangkan Orang Lain
Orang yang mukanya biasa ke bawah biasanya kurang diperhitungkan dan dianggap masa depan akan biasa-biasa atau di bawah standard. Namun jika serius menggarap masa depan dan berhasil maka orang yang menganggap rendah kita akan tercengang hebat dan iri. Para lawan jenis pun dari yang acuh bisa berubah menjadi suka karena kepandaian dan kesuksesan yang telah diraih dengan kerja keras hasil banting tulang sendiri.

6. Minim Gangguan Setelah Berkeluarga
Orang yang memiliki muka yang jelek dan biasa umumnya kurang dilirik oleh pihak luar yang dapat menghancurkan koharmonisan rumah tangga yang sedang berjalan. Yang ada mungkin pihak luar yang hanya suka dengan harta yang dimiliki oleh keluarga itu. Dengan begitu bagi orang jelek / biasa yang pandai dan beriman, rintangan hidup semacam itu tidak akan diindahkan.

7. Meminimalisir Berbagai Tindak Kejahatan / Kriminalitas Seksual
Memiliki wajah yang dianggap bagus akan membahayakan kita ketika masih kecil dan remaja yang umumnya memiliki pemikiran yang polos. Ada banyak orang dewasa yang suka memangsa anak di bawah umur serta orang dewasa yang senang menjerumuskan pemuda pemudi abg ke lembah hitam. Memiliki anak yang secara umum dinilai cakep akan lebih membuat kita waswas karena akan lebih aktif dalam menarik rasa suka dari teman sebaya maupun yang lebih tua. Jika tidak diawasi dan dibekali dengan baik, masa depannya bisa hancur berantakan dalam sekejap.

8. Lebih Dihargai Karena Kemampuan Murni & Keimanan
Seseorang yang cerdas / pandai dengan ilmu pengetahuan yang dimiliki serta memiliki keimanan yang baik di sisi agama sehingga memberikan sumbangsih yang besar bagi masyarakat umum akan jauh lebih dihargai oleh orang lain dan juga Tuhan. Berbeda dengan orang yang cakep secara fisik namun otaknya biasa dan perilakunya kurang baik di mata masyarakat. Mungkin orang segan kerena dia cakep tapi di belakang akan dicemoh. Orang jelek yang bodoh akan sangat berbahaya di masa depan, karena akan kalah bersaing dengan orang cakep yang bodoh. Tetapi orang jelek yang cerdas akan bisa memiliki ribuan anak buah yang cakep-cakep.

Masa sih? Iya aja kali . . .

Sumber :


Arti Mantra-Mantra Sihir Harry Potter

Wingardium Leviosa! Expelliarmus! Alohomora! Ingin tau apa arti sebenarnya dari mantra-mantra sihir di dunia Harry Potter ?
Para Harry Potter freaks pasti udah tau apa yang akan terjadi kalo kita mengacungkan tongkat sihir sambil berseru, “Avada Kedavra!”. Atau mantra apa yang harus diucapkan kalo kita pengen membuka pintu yang terkunci (”Alohomora!”).

Tapi pernah kepikiran nggak sih, kalo J.K. Rowling, pencipta Harry Potter, ternyata nggak asal bikin mantra aja? Semua mantra sihir yang digunakan di Hogwarts ternyata ada origin alias asal usulnya, yang rata-rata berasal dari bahasa Latin.

Accio!
Mantra ini digunakan untuk memanggil barang. “Accio gelas”, dan gelas pun akan terbang ke arahmu. Dan seterusnya. Kata ‘Accio’ ternyata berasal dari bahasa Latin yang artinya ‘Aku memanggil.’

Avada Kedavra!
Mantra paling jahat yang bisa membunuh lawan. Orang tua Harry Potter tewas akibat mantra ini. Dalam bahasa Aramaic, ‘Avada Kedavra’ berarti ‘I will destroy as I speak’. Bunyinya mirip dengan ‘Abracadabra’, yang merupakan mantra kuno dari abad kedua yang sering dipakai untuk memanggil roh halus dan meminta perlindungan.

Crucio!
Ini juga mantra jahat yang biasa dipakai untuk menyiksa. Dalam bahasa Latin, ‘crucio’ artinya ’saya menyiksa’.

Expecto Patronum!
Mantra penghasil patronus, satu-satunya makhluk yang bisa mengusir Dementor. Lagi-lagi mantra ini diambil dari bahasa Latin yaitu ‘expecto’ yang artinya ‘menunggu/berharap’, dan ‘patronus’ yang artinya ‘pelindung’. Jadi kurang lebih expecto patronum itu artinya ‘menunggu datangnya pelindung’.

Expelliarmus
!
Ini nih mantra andalan Harry Potter saat bertempur. Fungsinya adalah untuk melepaskan tongkat sihir dari tangan musuh. Diambil dari bahasa Latin ‘expellere’ yang artinya ‘mengeluarkan atau melepaskan’, dan ‘arma’ yang artinya ’senjata.’

Impedimenta!
‘Impedimenta’ dalam bahasa Latin artinya ‘halangan’. Mantra ini biasa dipakai untuk membuat rintangan demi memperlambat pergerakan musuh.

Lumos!
‘Lumos’ artinya ‘cahaya’. Mantra inilah yang dipakai kalo mau membuat ujung tongkat sihir kita menyala layaknya lilin.

Rictusempra!
‘Sempra’ berasal dari kata ’sempre’ yang artinya ’selalu’, sedangkan ‘rictum’ artinya mulut atau rahang yang terbuka. Rictusempra ini dipakai untuk membuat musuh jadi terus menerus tertawa.

Sectumsempra!
Ini justru kebalikan dari rictusempra. Efeknya bukan ketawa, tapi luka-luka, karena dalam bahasa Latin, ’sectum’ artinya ‘melukai atau mencederai’.

Stupefy!
Ini juga salah satu mantra yang sering digunakan saat perang, soalnya efeknya nggak melukai. Cuma bikin bingung dan linglung aja. Wajar sih, soalnya dalam bahasa Inggris, ’stupefy’ artinya ‘linglung’.

Wingardium Leviosa!
Ini adalah salah satu mantra yang diajarkan pada murid-murid Hogwarts di tahun pertama. Fungsinya untuk membuat sebuah benda jadi terangkat mengambang di udara. Asal katanya adalah gabungan dari bahasa Inggris dan Latin.

Wingardium berasal dari kata wing (bahasa Inggris) yang artinya sayap, dan arduus (bahasa Latin) yang artinya langit. Sedangkan leviosa berasal dari bahasa Latin, levare, yang artinya mengangkat atau mengambil.

Sumber :


Teguran Mama dan Keuntungannya Untuk Kita

Ibu merupakan orang yang tidak bisa kita balas jasanya. Beliau senantiasa mencintai kita, mendidik kita, menyayangi kita dan melayani kita sepanjang hidupnya.
Ukhti :"Lagi-lagi kena omel Mama.. Beudh"
Namun juga gak jarang ada kalanya kita jengkel jika disuruh-suruh atau ditegur oleh ibu atau mama. Padahal maksud beliau kan baik ya, yaudah ini ada share tentang keuntungan-keuntungan yang kita terima bila nurut sama mama.
Check It Out !!

1. KAMU TUH JAJAN TERUS EMANGNYA MAKANAN DI RUMAH NGGAK ENAK APA?
Coba deh kamu tanya ke temen-temen kamu yang di perantauan. Pasti salah satu hal yang dikangenin oleh mereka adalah makanan rumah. Dilemanya adalah, ketika di rumah itu makanannya rasanya mirip semua. Masakannya emang beda-beda, tapi rasanya gitu mulu. Tapi bersyukurlah kalian yang masih bisa menikmati lezatnya makanan rumah. Karena disamping bakal ngangenin, makanan rumah itu pasti lebih bersih daripada jajan di pinggir jalan. Dimasaknya pake cinta pula. Uuuwh..

2. KAMU TUH MAIN TERUS KAPAN BELAJARNYA? 
Aih, sungguh mulia sekali teguran ibu yang satu ini. Anak yang rajin dan ulet dalam belajar memang dambaan semua orang tua. Coba dari awal kita nurut sama ibu dan belajar lebih rajin, pasti sekarang kita pinter-pinter semua. Gak perlu lagi kamu putar otak untuk mencari jawaban kapan lulus kuliah.

3. AYO MANDI!
Urusan permandian ini memang sangat krusial. Mama kamu pasti pengen kamu jadi anak yang wangi dan digemari tetangga. Siapa tahu, sepuluh sampai dua puluh tahun ke depan kamu yang ketika itu masih bocah bisa dijodohin sama anak pak RT yang cakep banget itu. Kan malu kalo dia ingetnya: “oooh.. Kamu yaaa! Yang dulu jarang mandiiii!”. Habis sudah semua peluang yang ada.

4. KAMAR KAMU BERANTAKAN BANGET! BERESIN SANA! 
Kamar yang berantakan memang sering menjadi problem anak-anak. Walaupun dalih mereka sangat kuat, yaitu: “Tapi aku tetep bisa nyari barang-barangku kok”, tapi alangkah baiknya jika kamar tetap terjaga kerapian dan kebersihannya. Sebenernya makna di dalam teguran mama mengenai ‘keberesan’ kamar kamu itu jauh lebih dalam lho! Kalau kamu menata kamar aja nggak bisa, gimana kamu mau menata kehidupan berkeluarga kamu kelak? Hah? Gimana coba?

Ternyata teguran mama tersayang tuh emang selalu baik kan. Kalau mama kamu biasanya negur apa? Share yuk di comment!

Sumber:


Pertanyaan Standart Ketemu Teman Lama (Sengaja atau tidak)

"Hey Kemana Aja??" (Dihatimu..) Hah??
Yang namanya teman apalagi teman sekolah atau kuliah pasti lambat laun akan mengalami perpisahan. Nah, suatu saat kamu pasti sengaja atau tidak sengaja ketemu sama teman lama sekolah atau kuliah kamu. Misalnya kamu lagi jalan-jalan ke pasar atau tempat wisata tiba-tiba ada orang yang memanggil kamu dan terjadilah percakapan itu. Mau tahu apa saja yang biasa orang tanyakan ketika lama gak ketemu?
Check It Out !!






"Siapa Kamu??" 
Katakanlah ceritanya kamu lagi ngider-ngider di mall sendirian nih. Terus pas kamu mau masuk sebuah toko, tiba-tiba dari belakang kamu ada suara yang manggil-manggil. Kayaknya sih suara itu manggil kamu, tapi samar-samar gitu, tapi kamu gak yakin. Kamu mencoba cuek, tapi lama-lama suaranya makin jelas kalo dia nyebut nama kamu. Kamu pun menoleh ke belakang, dan disitulah berdiri temen kamu yang lama banget udah gak ketemu. Namanya aja kamu lupa. Mukanya juga ampir lupa.

“Eh, Ngapain Kamu?” 
Ini pertanyaan konyol ya. Katakanlah kamu ketemu temen kamu di supermarket terus kamu nanya ke temen kamu, “Eh ngapain Kamu?” Kamu pikir dia lagi ngapain? Berburu singa gitu? Ya belanja lah! Atau katakanlah kamu berbasa-basi begini di setting yang berbeda. Katakanlah di sebuah acara yang sangat hip gitu. Ya menurut kamu dia ngapain di situ? Kamu sendiri ngapain di situ? Emang gak boleh dia ada di situ?

“Wey Apa Kabar..?"
Jelas ini pertanyaan wajahcewek yang biasa diucapkan ketika bertemu. Sudah tahu sehat dan bisa jalan kemana-mana. Beda lagi kalau ketemunya pas di rumah sakit.

“Lho? Ke Sini Juga?”
“Oh nggak, sebenernya gue lagi di tempat lain” Ya iyalah ke sini juga, menurutlo gue lagi dimana?!

“Gila sombong banget kamu kemana aja…?” 
Hmm. Jadi kamu sombong gitu ceritanya, karena gak pernah ngehubungi dia duluan. Padahal kan dia juga punya nomer HP kamu., dan juga temenan di sosial media (Fb atau Twitter). Tapi kok kamu yang sombong ya? Padahal dia sendiri juga gak pernah ngehubungin kamu duluan.. Hmmm..
Terus selama ini kamu kemana aja? Ya menjalani kehidupan kamu lah. Kok dia mau tau-tau aja sih kamu sehari-hari kemana. Emangnya dia siapa?

“Wah sekarang udah gede/kurusan/gendutan/dll ya..”
Kalo yang ini basa-basi khas om/tante yang ketemu pas lebaran doang nih. Kamu sendiri juga gak tau silsilah keluarganya gimana, yang jelas itu judulnya om/tante kamu aja deh. Abis bilang “Wah udah gede amat ! Om berasa tua nih jadinya”, biasanya dilanjutin asal nanya “Udah kelas berapa” padahal kamu baru lulus kuliah, dan tentu saja pertanyaan andalan, “Mana pacarnya, kok gak dibawa” dan pamungkasnya “Kapan kawin”.
Kalo temen, biasanya dia bakal ngomentarin perubahan bentuk tubuh kamu. “Kok lo kurusan ya?” sama “Subur banget lo sekarang hahaha” yang kamu tanggepin dengan “Haha iya nih” sambil senyum-senyum maksa.

“Dimana kamu sekarang ?” 
Setelah puas mengomentari penampilan kamu, hal selanjutnya yang dia pengen tau adalah pekerjaan/sekolah kamu sekarang. Mungkin di lapisan luar, pertanyaan ini ya cuma buat basa-basi aja, nambah koneksi gitu. Tapi sebenernya, pertanyaan ini memiliki maksud terselubung!
Dengan bertanya duluan, dia bisa menentukan perbedaan kasta antara dia dan kamu. Kalo misalnya kamu sekolah di universitas yang dianggep kurang oke/perusahaan yang kurang kedengeran namanya, ati-ati dia mau sombong tuh.
Jadi sebaiknya sebelom ditanya, kamu tanya duluan. Terus balasan kamu nanti tergantung dari kuliah/kerja dimana temen kamu tersebut. Kalo kira-kira kastanya dibawah kamu, kamu bisa jujur. Tapi kalo kastanya diatas, kamu tipu-tipu sedikit lah, misalnya kalo kamu pengangguran, bilang aja kamu punya bisnis sendiri.

Yang namanya basa-basi memang terkadang suka konyol. Tapi yah, namanya juga orang Indonesia. Kalo gak basa-basi rasanya kurang sreg gitu. Ada basa-basi lain yang kelewatan? Silakan dishare.

Sumber: